Kasus Stunting di Sumbar Masih Tinggi, Wagub Audy Galakkan Konsumsi Telur Setiap Hari

Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy menegaskan, pihaknya menggalakkan untuk konsumsi telur bagi anak sedari kecil

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
IST/Biro Adpim Sumbar
Audy saat melakukan kunjungan ke Dinas Pangan Sumbar, Selasa (19/10/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kasus stunting masih banyak ditemukan di sejumlah daerah di Sumbar.

Hal tersebut mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya, ditambah dengan kemiskinan tinggi dan tingkat pendidikan yang rendah.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy menegaskan, pihaknya menggalakkan untuk konsumsi telur bagi anak sedari kecil, khususnya bagi ibu hamil untuk mencukupi nilai gizi yang dibutuhkan tubuh.

"Telur ini merupakan sumber protein hewani per gram paling murah di Indonesia. Saya saja rutin makan telur tiga butir sehari," kata Audy saat melakukan kunjungan ke Dinas Pangan Sumbar, Selasa (19/10/2021).

Baca juga: Cara dan Syarat Meminjam Buku di Pustaka Kota Padang, Cukup Bawa KTP serta Pas Foto

Audy melihat saat ini konsumsi beras di Indonesia mencapai 139 kilogram per tahun per kapita, yaitu terbesar di dunia.

Sumbar salah satu komsumsi beras tertinggi, yakni masuk lima besar di Indonesia.

"Ketergantungan komsumsi beras itu banyak masyarakat kita yang mengidap penyakit gula darah (Diabetes). Inilah yang harus kita cegah sedini mungkin," ujarnya.

Sementara Indonesia termasuk komsumsi hewani terendah dibandingkan dengan negara Asean, termasuk komsumsi sayur dan buah.

Baca juga: Padang Panjang Satu-satunya Daerah PPKM Level 1 di Sumatera Barat

Menurut Audy, konsumsi protein merupakan nutrisi penting bagi tubuh manusia.

Dengan banyak protein kita banyak berpikir yang menghasilkan produktif.

"Kalau kita kelebihan kalori dan karbohidrat kita bisa menjadi malas. Makanya saya anjurkan sering-sering makan telur," sebut Audy.

Selain itu, protein juga salah satu blok bangunan jaringan tubuh dan juga dapat berfungsi sebagai sumber bahan bakar.

Baca juga: 5 Kota dan 2 Kabupaten Daerah di Sumbar Sudah PPKM Level 2, Tak Ada Lagi Daerah PPKM Level 4

Sebagai bahan bakar, protein menyediakan kepadatan energi sebanyak karbohidrat 4 kkal per gram. Sebaliknya, lipid menyediakan 9 kkal per gram.

"Untuk itu, gerakan makan telur ini dianjurkan kampanye kepada orangtua dalam memberikan asupan makanan kepada anak-anaknya, agar terhindar dari stunting."

"Karena di usia 7-13 tahun ini adalah masa pertumbuhan yang memiliki risiko stunting. Kalau asupan gizinya baik, anak-anak kita akan sehat," jelasnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved