Breaking News:

Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran 3 Bangunan Dekat Istano Basa Pagaruyung, Diduga Arus Pendek

Tiga bangunan yang terbakar tersebut, tepatnya berada di Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
Istimewa
Kebakaran warung di depan Istano Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Jumat (15/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR - Polisi menduga penyebab kebakaran dekat Istano Rajo Basa Pagaruyung, akibat korsleting listrik.

Tiga bangunan yang terbakar tersebut, tepatnya berada di Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (15/10/2021).

"Diduga akibat korsleting dari kabel listrik atau arus pendek," kata Kasubbag Humas Polres Tanah Datar, AKP Desfi Arta.

Baca juga: Putra Bungus Teluk Kabung Kota Padang, Pimpin Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, Dilantik Menteri Agama

Akibat kejadian ini ada sebanyak tiga bangunan yang terdiri dari rumah semi permanen, kafe, dan rumah makan ludes terbakar.

"Saksi di lapangan melihat api berasal dari salah satu bangunan, selanjutnya membakar bangunan tersebut," kata AKP Desfi Arta.

Ia mengatakan, sebanyak empat unit armada damkar datang untuk melakukan proses pemadaman.

"Api dapat dipadamkan sekitar pukul 13.13 WIB dengan dibantu masyarakat serta personel Polres Tanah Datar dan Polsek Tanjung Emas," katanya.

Baca juga: Kebakaran 3 Bangunan Dekat Istano Basa Pagaruyung, Kerugian Mencapai Rp 300 Juta

Ia mengatakan, total kerugian akibat kejadian ini diperkirakan Rp 300 juta.

Sebelumnya, Kasubbag Humas Polres Tanah Datar, AKP Desfi Arta, mengatakan saat ini proses pemadaman sudah selesai.

"Telah terjadi kebakaran yang meludeskan tiga bangunan di Jorong Gudam Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar," kata AKP Desfi Arta.

Ia mengatakan, objek yang terbakar adalah bangunan rumah semi permanen ukuran 15 x 20 meter, rumah makan, dan cafe Momo Crap.

Dikatakannya, untuk kondisi rumah semi permanen yang telah dipadamkan habis dan tidak bisa dihuni lagi oleh pemiliknya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved