Breaking News:

Kasus Gugat Cerai ASN Pemko Padang Naik Tahun 2021, Penggugat Didominasi Perempuan

Kasus gugat cerai yang terjadi pada Aparatul Sipil Negera (ASN) Pemko Padang mengalami peningkatan pada tahun 2021 dibandingkan tahun sebelumnya.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
Tribun Jogja/HUFFINGTONPOST.co.uk
Ilustrasi perceraian 

Laporan Wartawan  TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kasus gugat cerai yang terjadi pada Aparatul Sipil Negera (ASN) Pemko Padang mengalami peningkatan pada tahun 2021 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Padang Agustini mengatakan dari bulan Januari hingga September 2021 terdata sebanyak 33 orang.

Sementara, selama tahun 2020 kasus gugat cerai ASN Padang dilaporkan sebanyak 21 orang.

Baca juga: 3 Tahun Terakhir: Angka Perceraian di Kantor PA Kelas IB Pariaman, Tertinggi Kedua di Sumatera Barat

Baca juga: Satu ASN Pemko Padang Diberhentikan Tidak Hormat, BKPSDM: Karena Jadi Istri Kedua

"Grafiknya meningkat sekitar 40 persen bila dibandingkan tahun 2020 yang sebanyak 21 orang," kata Agustini, Jumat (15/10/2021).

Agustini mengatakan, kasus gugat cerai ini banyak terjadi atau didominasi pada ASN Perempuan.

Pada tahun 2021 sebanyak 27 orang, sementara tahun 2020 sebanyak 19 orang.

Menurut Agustini, banyak perempuan ini juga dikarenakan ASN Pemko Padang memang didominasi perempuan.

"Alasan perceraiannya karena masalah ekonomi sehingga terjadi ketidak cocokan antar pasangan," ungkapnya.

Baca juga: Hingga Oktober 2021, PA Kelas IB Pariaman Tangani 921 Perkara Perceraian, Didominasi IRT, dan Petani

Baca juga: Tekan Angka Perceraian di Padang, Rumah Suluah Kreatif dan Karang Taruna Gelar Bimbingan Pranikah

Agutini mengatakan, sesuai aturan PP 49 tahun 1990 bagi ASN yang ingin bercerai sebelum sidang Pengadilan Agama harus ada surat rekomendasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian.

"Saat menerbitkan surat rekomendasi ini, wali kota juga selektif dan sebisa mungkin meminta ditolak untuk mencegah terjadinya perceraian," ungkapnya.

Agutini mengatakan, jika ASN laki-laki yang menggugat cerai maka wajib membuat surat pernyataan akan mengalokasikan sepertiga penghasilan untuk bekas istri dan anak.

Baca juga: Diminta Ahmad Dhani jadi Saksi Nikah Al Ghazali, Rocky Gerung: Saksi Perceraian Gua Sering

Baca juga: Alexandra Gottardo Mendadak Tersenyum ketika Ditanyai Perceraiannya

Menurutnya, sebelum diberikan izin bercerai, pihaknya juga akan melakukan mediasi dan memberikan nasihat agar tetap mempertahankan rumah tangga.

"Biasanya mediasi dilakukan secara terpisah. Dari berkas pengajuan gugat cerai yang masuk ke kita, ada juga ASN yang akhirnya mengurungkan niat untuk bercerai," ungkapnya. (*)
 

 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved