Breaking News:

Solok Selatan

Penanganan 3 Ekor Harimau Sumatera yang Muncul di Solok Selatan Tuntas, Tak Ditemukan Jejak Baru

BKSDA menyatakan penanganan tiga ekor harimau sumatera (panthera tigris sumatrae) di Solok Selatan, Sumatera Barat dinyatakan tuntas. 

Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
TribunPadang.com/reziazwar
Ilustrasi. Seekor harimau berada di dalam kawasan Taman Margasatwa Bukit Kinantan Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN- BKSDA menyatakan penanganan tiga ekor harimau sumatera (panthera tigris sumatrae) di Solok Selatan, Sumatera Barat dinyatakan tuntas. 

Sebelumnya dilaporkan adanya tiga ekor harimau muncul di Nagari Persiapan Balun Pakan Rabaa Tangan, Kecamatan Koto Parit Gadang Diatas (KPGD), Kabupaten Solok Selatan.

Beberapa warga mengaku melihat tiga ekor harimau tersebut berkeliaran bulan September 2021 lalu.

Selanjutnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) turun ke lokasi untuk menindaklanjutinya dan memasang kamera trap.

Baca juga: Harimau yang Serang Warga di Riau Tunjukkan Reaksi Berbeda, Tidak Menghindar saat Didekati Petugas

Baca juga: Warga di Sumbar Serahkan Opsetan Harimau dan Cenderawasih, BKSDA Sumbar: Sukarela dan Sudah Sadar

"Terkait konflik harimau sumatera di Kabupaten Solok Selatan, pada Sabtu (25/9/2021) ditemukan jejaknya di tiga lokasi di areal perkebunan," kata Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono, Kamis (14/10/2021).

Kata dia, penemuan jejak itu sekitar 100 meter dari tepi sungai Batang Suliti, Kabupaten Solok Selatan.

Selanjutnya, dilakukan pemasangan kamera trap di sekitaran lokasi tersebut.

Ia menjelaskan, pada 29 September 2021 hingga 4 Oktober 2021, dilakukan penghalauan dengan meriam karbit.

"Berdasarkan laporan Wali Nagari dan Bhabinkamtibmas serta tim TNKS, dari tanggal 5 Oktober 2021 sampai hari ini ketiga harimau sumatera itu tidak ada muncul lagi," katanya.

Selain itu, juga tidak ada ditemukan jejak baru di sekitar lokasi kemunculan.

Baca juga: BKSDA Sumbar Lakukan Penanganan Terkait Kemunculan 3 Ekor Harimau Sumatera Menggunakan Meriam Karbit

Untuk memastikan keberadaan satwa ini, kamera trap masih dipasang di lokasi kemunculan sebelumnya.

"Selanjutnya dilakukan edukasi sekaligus peningkatan kewaspadaan, seperti tidak membiarkan ternak di pinggir hutan atau himbauan agar warga pulang dari ladang sebelum gelap," katanya.

Pihaknya akan tetap melakukan monitoring dan komunikasi dengan aparat desa atau nagari serta meminta warga membuat meriam karbit dari bambu.

"Terkait hal tersebut, untuk kegiatan penanganan tiga ekor harimau sumatera di Solok Selatan dinyatakan tuntas," katanya.

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved