Breaking News:

Harimau yang Serang Warga di Riau Tunjukkan Reaksi Berbeda, Tidak Menghindar saat Didekati Petugas

Hingga saat ini Harimau Sumatera bernama Lanustika yang menyerang warga di Provinsi Riau masih dalam pemeriksaan Pusat Rehabilitasi Harimau Sumater

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK PR-HSD ARSARI DHARMASRAYA
Harimau Sumatera Lanustika yang terlibat konflik dengan manusia saat berada di PR-HSD ARSARI Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar). 

TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA - Hingga saat ini Harimau Sumatera bernama Lanustika yang menyerang warga di Provinsi Riau, masih dalam pemeriksaan Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD ARSARI) yang dikelola oleh YAD di Sumatera Barat (Sumbar).

Sebelumnya, harimau ini mengakibatkan korban jiwa terjadi pada Minggu (29/8/2021) lalu.

Adapun sang korban tersebut merupakan pekerja PT Uniseraya berinisial MA (16).

Selanjutnya, Polsek Siak, Polsek Sungai Apit, dan PT Triomas bersama-sama tim Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) turun ke lokasi pada Selasa (30/8/2021).

Akhirnya dipasang 3 box trap dan 3 kamera trap di sekitar lokasi kejadian karena ditemukan jejak satwa tidak begitu jauh dari ditemukannya jasad korban oleh BKSDA Riau.

Harimau sumatera akhirnya masuk kandang jebak pada Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 18.30 WIB, dan dievakuasi pada Kamis (9/9/2021) dikarenakan kondisi yang gelap sebelumnya.

Manajer Operasional PR-HSD ARSARI, Patrick Flaggellata, saat dihubungi TribunPadang.com mengatakan belum mengetahui secara pasti hingga membuat harimau itu menyerang warga.

Baca juga: Warga di Sumbar Serahkan Opsetan Harimau dan Cenderawasih, BKSDA Sumbar: Sukarela dan Sudah Sadar

Harimau Sumatera Lanustika yang terlibat konflik dengan manusia saat berada di PR-HSD ARSARI Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar).
Harimau Sumatera Lanustika yang terlibat konflik dengan manusia saat berada di PR-HSD ARSARI Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar). (ISTIMEWA/DOK PR-HSD ARSARI DHARMASRAYA)

Baca juga: Apakah Akibat Buruk yang akan Terjadi Jika Pengambilan Ikan Menggunakan Bom Ikan dan Pukat Harimau

"Masih belum bisa dipastikan (terkait penyerangan manusia). Untuk perilakunya masih menunjukkan sifat alaminya," kata Patrick Flaggellata, Rabu (6/10/2021).

Patrick Flaggellata mengatakan, harimau yang berumur lebih kurang 3 tahun ini pertama kali menunjukkan kecemasan saat berinteraksi dengannya.

"Perilaku harimau bernama Lanustika saat awal berinteraksi dengan tim medis PR-HSD menunjukkan kecemasan. Hal tersebut menunjukkan masih adanya sifat alami untuk bertahan dan menghindari dari manusia," kata Patrick Flaggellata.

Namun, katanya perilaku berbeda ditunjukkan saat Harimau Lanustika sedang mengalami sakit.

"Saat sedang sakit, harimau bernama Lanustika tidak menghindar ketika petugas mendekat," kata Patrick Flaggellata.

Patrick Flaggellata menjelaskan, harimau ini berjenis kelamin betina dan memiliki panjang badan 145 centi meter/CM.(TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved