Breaking News:

Berita Pemko Padang Panjang

Perkembangan Wisata Berdampak ke Perekonomian Kota, Wali Kota Fadly Amran Sebut Butuh Pemandu Wisata

Hingga kini, perkembangan sektor wisata, membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan yang berdampak terhadap perekonomian.

Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK.DISKOMINFO PADANG PANJANG
Wali Kota, H Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano saat membuka kegiatan Pelatihan Wisata Buatan (Outbond) di Aula Mifan, Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Selasa (12/10/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PANJANG-- Hingga kini, perkembangan sektor wisata, membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan yang berdampak terhadap perekonomian.

Demikian dikatakan Wali Kota, H Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano saat membuka kegiatan Pelatihan Wisata Buatan (Outbond) di Aula Mifan, Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Selasa (12/10/2021).

“Sektor pariwisata merupakan salah satu potensi daerah, selain sektor perdagangan dan jasa. Kita sekarang harus lebih mengembangkan wisata lokal, karena itu kita butuh pemandu-pemandu wisata, baik itu wisata alam maupun wisata buatan atau outbond," ujar Fadly Amran.

Fadly Amran menambahkan, perlunya melakukan beberapa program pengembangan destinasi wisata dan pengembangan pemasaran wisata.

Fadly juga berharap pemuda-pemuda yang mengikuti pelatihan ini, bisa membawa Kota Padang Panjang lebih berkembang lagi wisatanya.

Baca juga: Jadi Keynote Speaker KNGI 2021 Fadly Amran Paparkan Inovasi Pembelajaran Sekolah di Padang Panjang

Wali Kota, H Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano saat membuka kegiatan Pelatihan Wisata Buatan (Outbond) di Aula Mifan, Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Selasa (12/10/2021).
Wali Kota, H Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano saat membuka kegiatan Pelatihan Wisata Buatan (Outbond) di Aula Mifan, Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Selasa (12/10/2021). (ISTIMEWA/DOK.DISKOMINFO PADANG PANJANG)

Baca juga: Plt Ketua Gebu Minang Sumbar Tegaskan, Fadly Amran Bakal Dilantik 17 September 2021

Seiring itu juga imbuhnya, dengan upaya pemasaran wisata dengan memanfaatkan promosi melalui media digital.

"Lewat media digital, potensi wisata di Kota Padang Panjang dapat lebih cepat dikenal wisatawan. Para peserta pelatihan juga bisa mencari titik-titik spot yang baik, sehingga dapat mempromosikan dan mendukung semakin berkembangnya wisata Outbond di kota kita," tutur Fadly.

Pelatihan Wisata Buatan ini diselenggarakan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Dana Pelayanan Kepariwisataan Tahun Anggaran 2021.

Peserta berasal dari pemuda-pemuda perwakilan kecamatan dan kelurahan di Kota Padang Panjang yang akan berkegiatan selama tiga hari hingga 14 Oktober besok lusa.

Metode pembelajaran pelatihan ini menggunakan Experiential Learning oleh Asosiasi Experiential Learning Indonesia (AELI) Sumatera Barat.

Dengan memberikan konsep dasar EL, Public Speaking, Teknik Ice Breaking dan juga melaksanakan praktek EL dari pembelajaran yang direncanakan di Pantai Pasir Jambak, Kota Padang.

Pembukaan pelatihan ini, dihadiri Kepala Disporapar, Drs. Maiharman, Kabid Pariwisata, Reynold Oktavian, S.Kom, M.Si, dan jajaran Disporapar lainnya.(*/shintia/Kominfo)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved