Komentar Anggota DPRD Sumbar Terkait Sertifikat Vaksin Syarat Masuk Mal, Pemda Harus Proaktif

Anggota DPRD Sumbar Nofrizon menyambut baik kebijakan pemerintah mewajibkan vaksin untuk masuk ke pusat perbelanjaan seperti mal dan swalayan.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Pedulilindungi.id
Ilustrasi - Contoh sertifikat vaksin Covid-19 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Anggota DPRD Sumbar Nofrizon menyambut baik kebijakan pemerintah mewajibkan vaksin untuk masuk ke pusat perbelanjaan seperti mal dan swalayan.

Menurutnya, kebijakan ini bisa mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 di tengah masyarakat. 

"Kalau untuk PPKM level 4 memang harus dipatuhi (kebijakan itu), banyak orang keluar masuk, apalagi penerapan protokol kesehatan pada mal yang ada di Sumbar masih kurang."

"Kegagalan di Kota Padang, jangan menjadi kegagalan di daerah lain," harap Nofrizon, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Padang Panjang Sasar Penyandang Disabilitas, Lansia & Penerima Bantuan Sosial

Baca juga: Tenant Transmart Padang Khawatir Wajib Bukti Vaksin Berdampak Penurunan Omset

Baca juga: Sumbar Terapkan Wajib Bawa Bukti Vaksin Saat Masuk Mal, Pengunjung Transmart Padang Turun Drastis

Nofrizon menilai memang kebijakan itu sangat tepat, tapi hal itu tidak terlepas dari pengawasan pemerintah daerah setempat.

Kata dia, Pemda harus proaktif sebab selama ini pengawasan itu yang masih belum maksimal dilakukan.

"Sumbar masih tergolong rendah dalam capaian vaksinasi. Tentu dalam hal ini, Pemda harus menyediakan layanan vaksinasi di mal atau pusat perbelanjaan itu," tutur Nofrizon.

Baca juga: Tak Punya Sertifikat Vaksin, Puluhan Pengunjung Basko Grand Mall Dilarang Masuk

Baca juga: Disdag Padang Klaim Sudah Datangi 4 Mal Besar Terkait Kebijakan Wajib Menunjukkan Bukti Vaksin

Baca juga: Respon Warga Padang soal Masuk Mal dan Swalayan Wajib Vaksin: Bagus tapi Kalau Mendadak Susah Juga

Nofrizon menuturkan pasti ada yang tidak setuju dengan aturan tersebut.

Sebab syarat tersebut dinilai akan berdampak pada menurunnya minat pengunjung berbelanja ke mal.

"Mau tidak mau ya harus diterapkan, ini juga untuk meningkatkan capaian vaksinasi di Sumbar yang masih rendah," jelas Nofrizon.

Sementara itu, GM Basko Grand Mall Roby Wiryawan mengatakan syarat masuk mal harus wajib vaksin mau tidak mau harus diikuti, karena itu aturan dan tidak bisa melanggar.

Baca juga: Masuk Mal dan Swalayan Wajib Vaksin, Dinkes Sumbar Harap Target Vaksinasi Bisa Tercapai

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Aula Kantor Gubernur Sumbar Hari Ini, Warga Bebas Pilih Jenis Vaksin

Tak hanya pengunjung, pekerja di dalam mal pun, sebutnya, juga harus sudah divaksinasi agar mal dapat beroperasi secara normal.

"Karyawan sudah divaksin semua. Bahkan kita lebih dahulu divaksin, sejak Maret. Karena bekerja di pusat keramaian, harus vaksin duluan," terang Roby.

Terkait pengawasan, Robi menyerahkan saja ke instansi terkait seperti TNI Polri dan Satpol PP untuk mengawasi. 

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved