Breaking News:

Corona Sumbar

Respon Warga Padang soal Masuk Mal dan Swalayan Wajib Vaksin: Bagus tapi Kalau Mendadak Susah Juga

Di sisi lain, seorang warga Junia Amriza mengutarakan ketidaksetujuannya dengan kewajiban menunjukan bukti vaksinasi.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Warga beramai-ramai mengikuti gebyar vaksinasi di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (7/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Masuk mal dan swalayan di Sumatera Barat (Sumbar) kini wajib vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi.

Kebijakan ini dinilai dapat membantu pemerintah mempercepat target vaksinasi.

Seorang warga di Padang Fran (64) mengaku tidak keberatan dan mendukung program tersebut.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya pemerintah dalam menekan angka penularan Covid-19.

"Iya bagus untuk memacu supaya orang mau divaksin, kalau tidak begitu, kan banyak yang tidak mau karena banyak termakan hoaks, efek negatifnya dan segala macam," ujar Fran saat ditemui di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Masuk Mal dan Swalayan Wajib Vaksin, Dinkes Sumbar Harap Target Vaksinasi Bisa Tercapai

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Aula Kantor Gubernur Sumbar Hari Ini, Warga Bebas Pilih Jenis Vaksin

Menurutnya, adanya syarat itu bukan berarti memaksa masyarakat untuk segera vaksin.

"Bagi yang mengerti manfaat vaksin itu sendiri, pasti mau divaksin kok," ucap Fran.

Warga lainnya Ardriyanti juga mendukung program tersebut.

"Bagus sih, tapi kalau mau pergi mendadak misalnya, sementara kita belum vaksin, susah juga," terangnya.

Di sisi lain, seorang warga Junia Amriza mengutarakan ketidaksetujuannya dengan kewajiban menunjukan bukti vaksinasi.

"Tujuannya apa, biar tidak tertular? tapi kan ada juga sudah vaksin, tetap tertular Covid-19," terang Junia.

Menurutnya, seharusnya pemerintah fokus pada pemberian vaksin secara merata ke lapisan masyarakat.

Serta memberi pengetahuan dan pemahaman mengenai seberapa pentingnya vaksin untuk masa yang akan datang.

Baca juga: Nekat Bisnis Jual Beli Satwa Dilindungi, Seorang Pria di Agam Simpan Ratusan Burung di Rumah

Baca juga: Kebakaran di Pasar Sungai Geringging Padang Pariaman, 3 Unit Toko Hangus Dilalap Api

"Orang yang mengerti vaksin itu untuk apa, baginya tentu itu tidak ada paksaan. Tapi bagi yang tidak? tentu hal itu paksaan," ujar Junia. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved