Breaking News:

Cuaca Buruk Membuat Nelayan di Kota Padang Memilih Mencari Kerang Lokan

Melihat aktivitas nelayan yang berpindah profesi sementara waktu dari melaut menangkap ikan dengan mencari lokan di kawasan Pasir Jambak, Kelurahan Pa

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Nelayan yang sedang mencari lokan di kawasan Pasir Jambak, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumbar, Rabu (8/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Saat cuaca mendung dan matahari ditutupi awan putih dan hitam di kawasan Kecamatan Koto Tangah. Namun, seorang lelaki sedang sibuk dekat kawasan lokasi yang digenangi air pasang di Pasir Jambak.

Lelaki tersebut bernama Dasril (41) seorang nelayan yang sering disapa dengan panggilan Si Das.

Ia merupakan nelayan yang tinggal di Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumbar.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Seorang Nelayan di Pariaman, Terkait Penyalahgunaaan Narkotika Jenis Sabu

Baca juga: Seorang Nelayan di Pariaman Dibekuk Polisi, Diduga Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Bermodal sebuah parang dan rajut yang dibentuk sedemikian rupa hingga membentuk karung berukuran kecil, lelaki tersebut memeriksa lumpur di air payau.

Setiap lumpur atau pasir dikerok dengan menggunakan parang sehingga diketahui apakah ada kerang lokan di dalamnya.

Saat parangnya berbenturan dengan cangkang kerang, tangannya siap untuk memeriksanya apa yang ada di balik lumpur.

Baca juga: Benda Diduga Proyektil Peluru Penghancur yang Ditemukan Nelayan di Padang Diamankan Tim Jibom

Baca juga: Seorang Nelayan Menginjak Benda yang Diduga Proyektil Peluru Penghancur di Kawasan Muaro Padang

Selanjutnya, kerang-kerang tersebut dimasukkan ke dalam jaring yang telah disediakannya.

"Saat ini, ke laut susah sekali karena cuaca tidak menentu atau buruk. Tentu diarahkan untuk mencari lokan lagi," kata Dasril (41), Rabu (8/9/2021).

Kata dia, setelah semua kerang terkumpul dan nantinya akan dibersihkan jika masih ada lumpur yang menempel.

Kegiatan ini ditekuninya ketika melaut tidak begitu menguntungkan sehingga mencari jalan lain untuk memenuhi kebutuhan untuk keluarganya.

Baca juga: Seorang Nelayan Memperoleh Ikan Sebanyak 120 Kg, Dijual Sama Rata kepada 4 Pembeli

Baca juga: Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono Dijadwalkan ke Padang, Kunjungi Lokasi Karantina Kampung Nelayan

Proses selanjutnya, ia akan membawa pulang hasil kerang yang dikumpulkannya untuk dapat dilakukan proses selanjutnya sebelum dijual.

"Selanjutnya akan direbus dan dijual. Namun, isi di dalam lokan ini yang dijual," ujarnya.

Dikatakannya, dalam jumlah 1 kilogram isi lokan bisa mencapai Rp 60 ribu.

"Biasanya untuk dibuat sate," katanya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved