Breaking News:

PPKM Padang

Pelonggaran PPKM Level IV di Padang, Bioskop dan Objek Wisata Boleh Buka, Wajib Prokes Ketat

Pemerintah Kota Padang melonggarkan aturan PPKM Level 4 setelah diperpanjang hingga 6 September 2021.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Saridal Maijar
Dok. TribunPadang.com
Ilustrasi Bioskop. Foto diambil sebelum pandemi. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kota Padang melonggarkan aturan PPKM Level 4 setelah diperpanjang hingga 6 September 2021.

Di antaranya, fasilitas publik seperti bioskop dan objek wisata boleh dibuka.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Padang nomor 600.752/BPBD.pdg/VII/2021 tertanggal 23 Agustus 2021.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Objek Wisata Pantai Air Manis Padang Kembali Dibuka

Fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum, tempat bermain anak-anak, bioskop dan area lainnya diizinkan beroperasi.

Kapasitas pengunjung dibatasi hanya 25 persen dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi dengan penerapan protokes yang ketat.

Sementara itu, kegiatan olahraga atau pertandingan yang diselenggarakan pemerintah dapat dilakukan tanpa penonton dan olahraga individual dilakukan dengan menerapkan protokes yang ketat.

Selanjutnya, pelaksanaan kegiatan resepsi pernikahan dan hajatan maksimal 25 persen dari kapasitas atau maksimal 30 persen, dan tidak ada hidangan di makanan di tempat.

Baca juga: Macan Dahan Ditangkap Warga Setelah Memangsa Beruk di Pesisir Selatan, Diserahkan ke BKSDA Sumbar

Hal ini dibenarkan Plt Kepala Dinas Pariwisata Padang Arfian, Rabu (25/8/2021).

Arfian mengatakan, pelonggaran ini dilakukan mengingat kasus covid-19 yang sudah mulai bisa dikendalikan.

"Pelonggaran ini juga untuk mengantisipasi keterpurukan ekonomi, tentu salah satu upaya yang kita lakukan bagaimana pelaku usaha bisa berusaha lagi," kata Arfian.

Arfian mengatakan, pelonggaran aturan ini tetap dengan syarat penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk pengawasannya, Arfian mengatakan, pihaknya bersama petugas gabungan Kota Padang akan terus mengawasi objek wisata maupun fasilitas publik lainnya.

"Tim gabungan, mulai dari pariwisata, kemudian kami libatkan TNI/Polri dalam artian muspika tingkat kecamatan," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved