Mangenal  Tata Rias dan Busana sebagai Unsur Pendukung Tari Tradisonal

Melihat pertunjukan tari tradisonal pasti pernah dialami semua orang, namun dalam keindahan dan keunikannya tari tradisonal didukung oleh beberapa uns

Tayang:
Editor: Panji Rahmat
IST/DOK.PENREM 032/WIRABRAJA
Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Irwansya saat berkunjung ke Ranah Minang atau Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) setibanya Penyambutan diwarnai Tari Pasambahan dari SMA Kartika 1-5 Padang 

Demikian juga pada busan, warna dominan yang digunakan secara visual menunjukkan bahwa penari memerankan tokoh jahat.

Misalnya tokoh raksasa pada epos Ramayana digambarkan dengan riasan wajah yang merah menyala dengan bagian mulut penuh taring.

Karakter tokoh baik pada epos Ramayana biasanya menggunakan riasan cantik seperti riasan pada Pregiwa sebagai istri Gatot Kaca.

Tata rias dan tata busana tampak cantik dan bersahaja.

Tokoh dan karakter dapat dijumpai juga pada tari tentang fauna seperti Tari Merak.

Tata rias pada tari Merak yang digunakan memperlihatkan seekor burung Merak yang indah.

Ada juga tata rias dan tata busana lain yang menunjukakan perwujudan dari objek tari seperti tari Kijang dari Jawa Tengah, tari Burung Enggang dari Kalimantan, tari Cendrawasih dari Bali, tari Kukilo dari Jawa Tengah.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Unsur Pendukung Tari Tradisional: Pola Lantai, Tata Rias, Busana, Properti dan Tata Iringan, https://www.tribunnews.com/pendidikan/2021/06/08/unsur-pendukung-tari-tradisional-pola-lantai-tata-rias-busana-properti-dan-tata-iringan?page=all.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved