Mengenal Ciri-ciri Tangga Nada Diatonis Minor serta Contoh Lagu Daerah yang Menggunakannya

Musik terdiri dari 2 jenis tangga nada yaitu diatonis dan pentatonis, terlebih dahulu pada artikel ini akan membahas tangga nada diatonis.

Tayang:
Editor: Panji Rahmat
(SHUTTERSTOCK)
Ilustrasi musik. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Musik terdiri dari 2 jenis tangga nada yaitu diatonis dan pentatonis, terlebih dahulu pada artikel ini akan membahas tangga nada diatonis.

Mendengar musik sudah hampir menjadi sebuah rutinitas sehari-hari bagi manusia, entah itu disengaja ataupun tidak namun kenapa musik menjadi begitu enak didengarkan?

Hal  yang mendasari itu terjadi karena adanya tangga nada menyertai alunan music tersebut sehingga musik terdengar  menjadi indah.

Tangga nada merupakan unsur pembentuk musik agar terdengar lebih indah.

Dalam dunia musik, ada dua jenis tangga nada, yakni tangga nada diatonis dan pentatonis.

Kemudian, tangga nada diatonis terbagi lagi menjadi mayor dan minor.

Tangga nada diatonis minor atau tangga nada minor merupakan tangga nada bernuansa sedih dan melankolis.

Tangga nada minor sering dipakai dalam lagu-lagu dengan alunan musik yang terdengar sedih.

Ciri-ciri Tangga Nada Diatonis Minor

- Bersifat sedih

- Kurang bersemangat

- Dimulai dan diakhiri dengan nada la atau A

- Pola interval atau jaraknya adalah 1, 1/2, 1, 1, 1/2, 1, 1

Contoh dari tangga nada ini adalah A minor, yakni terdiri dari la, si, do, re, mi, fa, sol, dan la.

Contoh lagu daerah tangga nada diatonis minor

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved