Berita MotoGP

Maverick Vinales Selangkah Lagi Pisah dari Yamaha, Keputusan Top Gun Menuai Reaksi

KEPUTUSAN Maverick Vinales untuk niat hengkang dari Yamaha mendapat respon dari berbagai pihak, termasuk para petinggi tim pabrikan MotoGP.

Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
Twitter.com/YamahaMotoGP
Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales berpose usai menangi MotoGP Belanda 2019, Minggu (30/6/2019) 

KEPUTUSAN Maverick Vinales untuk niat hengkang dari Yamaha mendapat respon dari berbagai pihak, termasuk para petinggi tim pabrikan MotoGP.

Satu di antaranya, Bos KTM Tech3, Herve Poncharal, yang meminta untuk tidak mempertanyakan kepergian Maverick Vinales dari Tim Yamaha nantinya.

Sebagaimana santer dikabarkan bahwa Maverick Vinales akan meninggalkan tim pabrikan Yamaha pada akhir kejuaraan MotoGP 2021.

Kepergian pebalap yang dijuluki Top Gun, diumumkan setelah meraih podium kedua pada MotoGP Belanda.

Hal ini tentu saja menjadi pertanyaan banyak pihak, karena Vinales awalnya memiliki kontrak dua tahun hingga MotoGP 2022.

Namun demikian, dia memutuskan kontrak kerja sama lebih awal dan ingin lepas dari Yamaha setelah musim ini berakhir.

Salah satu alasan kepergian Vinales lalu disinyalir merujuk hasil buruk yang didapatkan saat balapan di Sachsenring, Jerman.

Duel ketat Marc Marquez melawan Maverick Vinales pada seri MotoGP Australia, Minggu (27/10/2019)
Duel ketat Marc Marquez melawan Maverick Vinales pada seri MotoGP Australia, Minggu (27/10/2019) (twitter.com/MotoGP)

Dia saat itu mengalami kesulitan bersama motor balap YZR-M1 miliknya dan sudah meminta solusi dari Yamaha.

Kendati begitu, Yamaha yang telah mendengarkan keluhannya disebut tidak melakukan apa-apa.

Hal ini yang kemudian menjadi penyebab Vinales marah besar dan mengklaim tidak dapat menggali potensinya bersama Yamaha.

Pembalap berjuluk Top Gun itu kemudian dikaitkan dengan tim Aprilia sebagai pelabuhan barunya musim depan.

Namun Vinales mengklaim belum memutuskan apapun dan hanya ingin fokus menyelesaikan kejuaraan.

Prediksi kemudian bermunculan, jika benar Vinales pergi ke Aprilia, maka dia tidak akan mendapatkan gaji seperti di Yamaha.

Selain itu, Vinales juga tidak akan mendapatkan motor balap yang dianggap belum mampu menandingi Yamaha.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved