Breaking News:

Lawan Covid19

Laporkan Oknum Penimbun Obat dan Alkes Covid-19, Atau Jika Anda Jadi Korban Telepon 081113110110

Aparat penegak hukum mulai giat melancarkan operasi pengungkapan dan penangkapan para oknum yang memanfaatkan kondisi pandemi Covid-19 demi mencari ke

Editor: Emil Mahmud
Pixabay
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA -  Aparat penegak hukum mulai giat melancarkan operasi pengungkapan dan penangkapan para oknum yang memanfaatkan kondisi pandemi Covid-19 demi mencari keuntungan sepihak.

Polda Metro Jaya gencar melakukan langkah tegas 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya tak akan segan melakukan tindakan tegas jika mendapati adanya orang yang memanfaatkan kondisi tersebut.

Bahkan berdasarkan arahan dari Kapolda Metro Jaya, pihak kepolisian akan terus melakukan pengejaran terhadap oknum yang coba bersembunyi dan melarikan diri.

"Pak Kapolda Metro sudah sampaikan kita akan kejar, pelaku penimbun obat dan tabung oksigen akan kita kejar. Peredarannya akan kita kejar lagi. Tolong stop, tolong berhenti saat keadaan susah seperti ini," kata Yusri kepada awak media, dikutip Minggu (11/7/2021).

Yusri menyebut, pihaknya memerlukan peran serta dari masyarakat untuk sedianya melapor jika mendapati adanya tindakan yang merugikan.

Baca juga: Buronan Polresta Padang Ditangkap KPK di Bogor, Tersangka Terakhir Korupsi Alkes RSUD Rasidin

Baca juga: Tokoh Lima Puluh Kota Sambut Bahagia Bantuan Alkes Mulyadi di Tengah Wabah Covid-19

Tindakan yang menjadi sorotan belakangan ini yakni beredarnya oknum yang menimbun obat-obatan dan alat kesehatan Covid-19 seperti halnya tabung oksigen.

Yusri memberikan dua alternatif untuk masyarakat membuat laporan, pertama yakni melalui pesan singkat WhatsApp dan kedua langsung menghubungi hotline kepolisian.

"Tolong segera melapor jika jadi korban atau silakan hubungi call center atau hotline kami melalui nomor telepon 081113110110 (kontak) Dirkrimsus PMJ atau 110 milik Polri," ucapnya.

Adapun pada laporan tersebut, nantinya kata Yusri, masyarakat harus menunjukkan bukti yang meyakinkan untuk dilakukan penyelidikan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved