PPKM Mikro

Pengusaha Katering Rugi Akibat PPKM Mikro di Padang, Orderan Dibatalkan, Uang Dikembalikan

Pengusaha katering di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), merugi akibat penerapan PPKM mikro.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Saridal Maijar
kckate16 (Getty Images) via Sajian Sedap
Ilustrasi katering 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pengusaha katering di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), merugi akibat penerapan PPKM mikro.

Pengetatan PPKM mikro di Kota Padang mulai diterapkan sejak 8 Juli dan berakhir hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Penerapan ini seiring dikeluarkannya Surat Edaran Wali Kota Padang Hendri Septa pada Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Pantau Pengetatan PPKM Malam Hari di Kota Padang, Hendri Septa Datangi Kawasan Pondok

Penerapan PPKM ini berdampak pada berbagai macam jenis usaha masyarakat.

Di antaranya adalah usaha katering untuk acara pesta pernikahan.

Pengusaha katering Doni Febrian (26) menjadi satu di antara yang terdampak akibat dilaksanakan PPKM ini.

Ia mengaku bahwa konsumennya untuk Minggu (11/7/2021) membatalkan pesanannya.

Baca juga: Wako Hendri Septa dan Forkopimda Kompak Tinjau PPKM Hari Pertama

"Iya, karena PPKM ada konsumen saya yang membatalkan pesanannya untuk Minggu (11/7/2021)," ujanya saat dihubungi Jumat (9/7/2021).

Konsumen yang membatalkan pesanannya tersebut, kata Doni, sudah membayar full uangnya.

"Konsumen udah bayar full, tapi karena batal saya harus kembalikan uangnya," terang Doni.

Doni agak menyesalkan surat edaran yang keluarnya mendadak tersebut.

Baca juga: Hari Pertama PPKM Mikro di Padang, Wali Kota Hendri Septa: Belum Terlaksana dengan Baik

Ia mengaku sudah membeli beberapa bahan untuk pesta pernikahan itu.

"Jumlah pesanannya ada 750 porsi, jadi saya udah siapkan beberapa bahan pokok untuk hari H," tambahnya.

Doni yang sudah menerima uang katering dari konsumennya tentu harus mengembalikan uang tersebut.

"Saya harus kembalikan uangnya, walau ada beberapa bahan yang sudah saya beli," katanya.

Baca juga: Pintu Masuk Kota Bukittinggi Disekat, Ini Jadwal dan 11 Lokasi Pos PPKM Mikro

"Beruntungnya konsumen sekarang mau memberikan keringanan dalam pengembalian uangnya, jadi saya sedikit senang," terangnya.

Sedangkan untuk bahan yang sudah ia beli terlebih dahulu akan ia simpan di mesin pendingin.

"Bahan yang sudah dibeli saya simpan saja, nanti akan coba saya akali agar tidak bisa digunakan untuk keperluan lain," tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved