Breaking News:

PPKM di Padang

Pantau Pengetatan PPKM Malam Hari di Kota Padang, Hendri Septa Datangi Kawasan Pondok

Wali Kota Padang bersama jajaran monitoring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Kota Padang, pada Kamis  (8/7/2021)

Penulis: Rima Kurniati | Editor: afrizal
Humas Pemko Padang
Wali Kota Padang Hendri Septa saat monitoring pemberlakukan batas berusaha saat PPKM, Kamis (9/7/2021) malam 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wali Kota Padang bersama jajaran monitoring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Kota Padang, pada Kamis  (8/7/2021) malam.

Monitoring diawali dari kawasan kuliner di daerah Alang laweh hingga ke kawasan Pondok dan Jembatan Siti Nurbaya. 

Setelah itu melanjutkan peninjauan ke kawasan Bukit Gado-gado dan berakhir dengan menyisir wilayah kawasan kuliner Tugu Gempa jl. Khairil Anwar, Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat.

Baca juga: Wako Hendri Septa dan Forkopimda Kompak Tinjau PPKM Hari Pertama

Baca juga: Hari Pertama PPKM Mikro di Padang, Wali Kota Hendri Septa: Belum Terlaksana dengan Baik

Wali Kota Hendri Septa mengatakan selama penerapan PPKM Mikro yang tengah diberlakukan di Kota Padang, jajarannya akan selalu melakukan pengawasan.

"Jadi pada malam hari ini kita sengaja melakukan monitoring ke semua lini dan semua sisi di Kota Padang. Dan ini giat lanjutan yang kita lakukan dari pagi hingga sore tadi," kata Hendri Septa.

Hendri Septa menjelaskan, selama PPKM pengetatan diberlakukan, pelaku usaha hanya boleh beroperasi hingga pukul 17.00 WIB 

Selain itu, kapasitas tempat makan dan minum hanya dibolehkan 25 persen dari kapasitas. 

Setelah pukul 17.00 WIB tidak dibenarkan lagi menyediakan meja dan tempat duduk.

Sementara untuk layanan makanan melalui pesan antar dibawa pulang tetap diizinkan sampai batas pukul 20.00 WIB. 

"Setelah pukul 20.00 WIB semuanya kita minta agar menutup usahanya, tidak dibenarkan lagi ada yang buka," kata Hendri Septa.

Menurutnya, hasil monitoring yang dilakukan masih ada beberapa kafe atau rumah makan yang masih buka lewat pukul 20.00 WIB. 

"Makanya kita bersama-sama meminta agar segera menutupnya. Alhamdulillah semua pedagang mengikuti arahan kita dengan baik," ujarnya.

Ia meminta semua unsur masyarakat di Kota Padang saling mendukung dan turut mensosialisasikan apa-apa saja yang diatur dalam masa PPKM Pengetatan yang diberlakukan selama lebih kurang 12 hari itu.

"Jadi mulai hari ini, esok dan seterusnya kita akan terus melakukan monitoring dan terhadap penerapan PPKM Pengetatan ini," ujarnya.

"Dalam peninjauan yang kita lakukan di beberapa tempat di hari pertama ini prokes Covid-19 masih terlihat belum maksimal. Baik siang tadi di kawasan Pasar Raya, beberapa pusat perbelanjaan dan termasuk di beberapa rumah makan yang tidak menerapkan pola jaga jarak (phsycal distancing) secara benar," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved