Penghuni Lapas Tewas Tergantung
Napi Tewas Tergantung, Kalapas Bukittinggi Ungkap Kejanggalan: Sikap Korban Tak Berubah
Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Marten, mengungkap sebuah kejanggalan terkait narapidana yang ditemukan tewas tergantung.
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Marten, mengungkap sebuah kejanggalan terkait narapidana yang ditemukan tewas tergantung.
Diketahui, narapidana kasus pembunuhan tersebut ditemukan tewas tergantung di kamar Lapas pada Jumat (9/7/2021) pagi.
Korban ditemukan tergantung pertama kali oleh teman sekamarnya.
Baca juga: Penyelidikan Narapidana Tewas Tergantung di Lapas Bukittinggi Diserahkan ke Polisi
Saat ini, jenazah korban berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Achmad Mochtar Bukittinggi.
Marten menyebut, tidak ada perubahan perilaku sebelum narapidana tersebut ditemukan meninggal.
"Tidak ada kami mendapatkan informasi ada yang berbeda dari korban ini," kata Marten.
Marten menyebutkan, korban berada di dalam blok kamar hunian kriminal yang ditempati oleh 9 orang.
Baca juga: Kronologi Narapidana Lapas Bukittinggi Ditemukan Tewas Tergantung, Info Awal dari Teman Sekamar
"Korban berada di dalam kamar hunian yang diisi oleh 9 orang narapidana," kata Marten.
Pihaknya tidak mendapat informasi adanya perubahan sikap korban saat masih hidup sebelum ditemukan tewas tergantung.
"Sepanjang yang kami ketahui, tidak ada hal-hal lain atau cerita lain tentang kematian korban ini," katanya.
Marten mengungkapkan, pihaknya bersama pihak kepolisian sudah menanyakan kepada warga binaan setiap kamar.
Hasilnya, para warga binaan mengaku tidak ada perubahan yang terjadi dengan sikap korban sebelumnya.
Baca juga: Napi Kasus Pembunuhan Tewas Tergantung di Lapas Bukittinggi, Korban Sudah 2 Tahun Dipenjara
Kronologi Ditemukan Tewas Tergantung
Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Marten, mengungkap kronologi seorang narapidana ditemukan tewas tergantung di kamar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/penjara-terali-besi-kabur-napi-narapidana-melarikan-diri.jpg)