Breaking News:

Batal Berangkat Haji 2021, Pimpinan PT Al Ananda Labaik Kakbah: Jemaah Minta Uang Dikembalikan

Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan tak mengirim jemaah pada Ibadah Haji tahun 2021.  Penundaan ini menjadi kedua kalinya, setelah tahun lalu peme

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Mona Triana
Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan tak mengirim jemaah pada Ibadah Haji tahun 2021. 

Penundaan ini menjadi kedua kalinya, setelah tahun lalu pemerintah juga tak mengirim jemaah karena Covid-19.

Keputusan penundaan keberangkatan ini berdampak pada perusahaan travel haji dan umrah, seperti halnya PT Al Ananda Labaik Kakbah yang berada di Kota Padang.

Pimpinan PT Al Ananda Labaik Kakbah, Lena mengatakan pembatalan keberangkatan tahun ini menyebab jemaah yang berangkat menumpuknya.

Baca juga: Kisah Calon Jemaah Haji Sudah Melakukan Manasik, Cek Kesehatan, Vaksin, Tapi Batal Berangkat

Baca juga: 1.200 Calon Jamaah Haji Kota Padang Batal Berangkat, Akumulasi Keberangkatan 2020 dan 2021

Baca juga: Kemenag Berikan Pemahamaan Bagi Jamaah Haji Kota Padang, Dikabarkan Batal Berangkat Haji 2021

"Jemaah banyak yang stress, minta uang dikembalikan, sementara travel sangat sulit mengembalikan dananya," kata Lena, Jumat (4/6/2021).

Hingga kini, ada 23 jemaah haji plus dan 64 jemaah haji yang mengunakan jasa travelnya yang batal berangkat.

Mereka semua sudah membayar lunas biaya haji. 

Biaya haji plus Rp 210 Juta, dan haji bakpaper Rp 110 juta, sementara haji biasa Rp 55 Juta.

Lena mengatakan, beberapa jemaah yang sudah lunas membayar, meminta uang mereka dikembalikan karena ekonomi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved