Hari Libur Pancasila, Pengunjung Pemandian Bendungan Koto Tuo Naik Dua Kali Lipat

Kawasan objek wisata sekaligus lokasi pemandian Bendungan Koto Tuo jadi lokasi pilihan sebagian masyarakat saat libur tanggal merah peringtan hari Pan

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Suasana pemandian bendungan Koto Tuo, Koto Tangah, Kota Padang saat tanggal merah, Selasa (1/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kawasan objek wisata sekaligus lokasi pemandian Bendungan Koto Tuo jadi lokasi pilihan sebagian masyarakat saat libur tanggal merah peringtan hari Pancasila, Selasa (1/6/2021).

Keramaian pemandian yang berada di Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Koto Tangah ini membawa untung bagi penyewaan benen.

Salah seorang penyewaan benen disini bernama Muliadi (51).

Menurutnya, pengunjung bendungan naik dua kali lipat saat liburan ini.

Baca juga: Serunya Berkunjung ke Desa Wisata Tungkal Selatan Kota Pariaman, Sajikan Beragam Wahana

Baca juga: Menikmati Destinasi Wisata Talao Pauh Water Front City, Telaga di Tepi Pantai Pariaman

Baca juga: Menikmati Panorama Alam Pantai Cermin Kota Pariaman, Objek Wisata Pilihan untuk Keluarga

"Dibandingkan hari biasa, sekarang ramai, dua kali lipat ramainya," kata Muliadi.

Muliadi mengaku saat ramai seperti ini, penyewaan benennya juga meningkat.

Uang yang dibawa pulangnya juga lebih banyak dari biasanya.

Muliadi bisa membawa uang Rp 60 Ribu sampai Rp 100 Ribu.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Objek Wisata Kota Pariaman Resmi Kembali Dibuka untuk Wisatawan, Prokes Diperketat

Baca juga: Wisata di Kota Padang Kembali Dibuka, Pedagang Bersyukur Meski Pengunjung Belum Ramai

Baca juga: Selama 2 Hari, Omzet Hasil Penjualan Tiket Masuk Objek Wisata Kota Pariaman Capai Rp 59 Juta Lebih

"Kalau hari biasa sekitar sekitar Rp 20 Ribu sampai Rp 50 Ribu sehari," ungkapnya.

Sementara harga sewa benen Rp 5 Ribu untuk anak-anak dan Rp 10 Ribu untuk orang dewasa.

Menurutnya, jika hari biasanya hanya dua orang yang menyewakan benen, pada hari libur ini penyewa benen juga bertambah menjadi lima orang.

Baca juga: UPDATE Objek Wisata Kota Pariaman Tutup, Kapolres: Penertiban di Pantai Gandoriah tanpa Gesekan

Baca juga: Pengunjung Tidak Tahu Objek Wisata Kota Pariaman Tutup, Warga Pasaman dan Solok Lalu Balik Arah

Baca juga: Objek Wisata Kota Pariaman Resmi Ditutup Minggu-Senin, Kapolres: Pengendalian Penyebaran Covid-19

Lelaki yang biasa jualan di pasar pagi ini juga sangat diuntungkan dengan adanya pemandiannya.

"Kerjanya ringan, sebentar sudah bisa bawa uang rata-rata Rp 50 ribu," ungkapnya.

Muliadi mengatakan, setiap harinya Ia sudah berada di pemandian sejak pukul 3 sore sampai selesai magrib.

"Paginya jualan di pasar, lalu sore usaha disini untuk hidupin dua anak, satu SMA dan satunya masih SMP," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved