Breaking News:

Satgas Covid Pusat Sebut 2 Daerah di Sumbar Masuk Zona Merah, Jasman Rizal: Data Publish Menyesatkan

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 pusat memperbaharui peta risiko zonasi virus corona di Indonesia per data terakhir 16 Mei 2021. 

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Juru Bicara Satgas Covid-19 Jasman Rizal saat ditemui baru-baru ini   

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 pusat memperbaharui peta risiko zonasi virus corona di Indonesia per data terakhir 16 Mei 2021. 

Dalam data tersebut, terdapat kabupaten/kota di Sumbar yang masuk zona merah yakni Kota Bukittinggi dan Kabupaten Solok.

Data Satgas Covid-19 pusat tersebut langsung dibantah Juru Bicara Satgas Covid-19 Jasman Rizal.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar Kamis 20 Mei 2021 Pagi, Sudah 40.904 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Baca juga: Update Corona Sumbar 17 Mei 2021: Tambah 128 Positif, Meninggal 10 Orang dan 178 Sembuh

Baca juga: Kondisi Terkini Covid-19 Sumbar, Kadiskes: Masih Zona Oranye Penyebaran Virus Corona

"Ini saya bantah. Di Sumbar tidak ada zona merah," tegas Jasman Rizal.

Jasman mengatakan data yang disampaikan oleh Satgas Covid-19 Pusat itu mungkin melihat data publish bukan data onset. 

"Data publish menyesatkan. Ini berkali-kali saya bantah karena tidak sesuai dengan data onset Sumbar," ujar Jasman Rizal.

Menurut Jasman, Sumbar selalu mengevaluasi dan menghitung zonasi tersebut setiap hari Sabtu dan diumumkan setiap hari Minggu.

Zonasi dihitung berdasarkan 15 indikator berbasis data onset.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar Rabu 12 Mei 2021 Pagi, Sudah 39.574 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Baca juga: Update Corona Indonesia - Selasa 11 Mei 2021: 5.021 Positif, 247 Meninggal dan 5.592 Sembuh

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Sumbar Sisa 2.792 Orang, 500 Masih Dirawat, Cek Sebaran Kasus Corona

"Jadi, saya heran juga ada yang menyatakan ada zona merah di Sumbar."

"Ini sudah sering sekali (maaf) keteledoran yang tidak bertanggungjawab terhadap kondisi di Sumbar," imbuh Jasman.

Jasman berpendapat, seharusnya para pihak yang menyatakan ada zona merah di Sumbar tersebut berkoordinasi dulu dengan yang punya data.

Baca juga: Ada 283 Kasus Baru Total Positif Covid-19 Jadi 38.544, Simak Sebaran Corona di Sumbar Pagi Ini

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Tambah 417, Total Pasien Corona Sudah 38.261, Simak Daerah Sebaran

Baca juga: Larangan Mudik 2021, Doni Monardo: Biarlah Dianggap Cerewet, daripada Korban Corona Berderet

Kata dia, sumber data cuma satu, yaitu dari Satgas Provinsi Sumbar, lain dari itu tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Jadi tidak ada Kabupaten Kota yang masuk zona merah di Sumbar," tukas Jasman. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved