Breaking News:

Larangan Mudik 2021, Doni Monardo: Biarlah Dianggap Cerewet, daripada Korban Corona Berderet

Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriyah dan

Editor: Emil Mahmud
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo berbincang dengan redaksi Tribun Network di Jakarta, Senin (7/9/2020). 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA -- Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriyah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

"Keputusan Pemerintah untuk larangan mudik ini bukan hanya tepat, tapi sangat tepat," tegas Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo dalam acara Diskusi Media (Dismed) Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) yang digelar secara virtual bertajuk 'Jaga Keluarga, Tidak Mudik', Rabu (5/5/2021).

Doni yang juga menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini mengingatkan, adanya peningkatan kasus yang tajam di

setiap libur panjang, seperti libur Lebaran tahun lalu, libur agustus hingga libur Natal dan Tahun Baru.

"Berkaca pada perjalanan kita sudah setahun lebih menghadapi pandemi ini, setiap libur panjang pasti akan diikuti dengan kenaikan kasus aktif dan diikuti dengan bertambahnya angka kematian," jelas dia.

Angka peningkatan bervariasi antara 46 persen sampai dengan 75 persen angka kematian.

Sedangkan peningkatan angka kasus aktif dari 70 persen hingga 119 persen.

"Sangat tinggi sekali. Setiap habis libur panjang diikuti dengan kenaikan kasus aktif," papar Doni.

Baca juga: Kepala BNPB Doni Monardo Cerita Abrasi Pantai Padang, Waktu SMP dan SMA Ini Tempat Bermain Kami

Penumpang membawa barang bawaan bergegas menuju bus yang akan membawa ke tempat tujuannya di Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Rabu (5/5/2021). Jelang larangan mudik, Terminal Kampung Rambutan sepi penumpang karena beberapa PO Bus yang memiliki tujuan jarak jauh dan berangkat siang atau sore hari seperti ke Sumatera sudah menghentikan operasi khawatir sudah terkena larangan mudik pada Kamis 6 Mei 2021. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Penumpang membawa barang bawaan bergegas menuju bus yang akan membawa ke tempat tujuannya di Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Rabu (5/5/2021). Jelang larangan mudik, Terminal Kampung Rambutan sepi penumpang karena beberapa PO Bus yang memiliki tujuan jarak jauh dan berangkat siang atau sore hari seperti ke Sumatera sudah menghentikan operasi khawatir sudah terkena larangan mudik pada Kamis 6 Mei 2021. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Doni menyatakan, kenaikan ini mengakibatkan bertambahnya jumlah pasien di rumah sakit.

Bahkan ruang perawatan, ICU dan isolasi lebih dari 80 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved