Breaking News:

Pemkab Agam Tutup Objek Wisata Selama Lebaran, Salat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan Ditiadakan

Pemerintah Kabupaten Agam bakal menutup objek wisata selama libur lebaran untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
istimewa
Bupati Agam Andri Warman (empat dari kiri) saat mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno berkunjung ke Lawang Park beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kabupaten Agam bakal menutup objek wisata selama libur lebaran untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Bupati Agam Andri Warman mengatakan, terkait penutupan objek wisata ini pihaknya mengikuti kebijakan yang diambil baik pemerintah pusat maupun provinsi, karena kasus Covid-19 di Agam sangat mengkhawatirkan.

“Dengan kondisi itu, Agam kini berada pada zona orange, yang harus diwaspadai agar penyebaran virus ini tidak semakin meluas,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (10/5/2021).

Baca juga: Kata-kata Mutiara Idul Fitri 2021, Ada 60 Ucapan Selamat Lebaran Mohon Maaf Lahir dan Batin

Baca juga: Salat Idul Fitri di Masjid & Lapangan di Padang Dilarang, Bagaimana dengan Mal? Ini Kata Wako

Baca juga: Muhammadiyah Kota Pariaman Sebut Jadwal Idul Fitri, Sofyan: Berlebaran Pada Kamis 13 Mei 2021

Ia meminta kepada pihak terkait untuk menyampaikan hal ini kepada masyarakat secara persuasif, supaya pemahaman yang diberikan dapat diterima dengan baik, agar tidak mengunjungi objek wisata saat libur lebaran nanti.

Selain itu, mengingat Kabupaten Agam kini berada di zona orange, Pemkab Agam juga meniadakan pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 hijriah di lapangan, sebagaimana yang dilakukan di tahun sebelum pandemi Covid-19.

Baca juga: Pemko Padang Larang Salat Idul Fitri Berjemaah di Masjid dan Lapangan, Objek Wisata Ditutup

Baca juga: Mahyeldi Hanya Bolehkan 4 Daerah di Sumbar untuk Gelar Salat Idul Fitri di Masjid atau Lapangan

Baca juga: DOWNLOAD MP3 Gema Takbir Idul Fitri 2021 Paling Merdu, Ada Suara Ustadz Jefri Al Buchori

“Kita tidak melaksanakan salat Idul Fitri di lapangan, begitu juga di masjid,” tambahnya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang berada di perkampungan apabila melaksanakan salat Idul Fitri diminta untuk tetap disiplin protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dan lainnya.

Sesuai aturannya, bagi daerah yang tingkat keterpaparannya tinggi atau berada pada zona merah dan orange, seluruh objek wisata ditutup, begitu juga dengan peniadaan pelaksanaan salat Idul Fitri. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved