BMKG Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem 2 Hingga 3 Hari ke Depan di Sumatera Barat
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Padang Pariaman mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kondisi cuaca ekstrem yang diprakirakan aka
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Padang Pariaman mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kondisi cuaca ekstrem yang diprakirakan akan terjadi pada 2 hingga 3 hari ke depan di Sumatera Barat.
BMKG melihat curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
Wilayah yang dimaksud ialah Pasaman Barat, Agam, Pasaman, dan Limapuluh Kota.
Baca juga: Cuaca Sumbar Hari Ini, Peringatan Dini BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di 6 Daerah
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Padang dan 10 Daerah Sumbar
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat, Disertai Angin Kencang di 6 Daerah Sumbar
Tak hanya itu, peluang hujan intensitas ringan hingga sedang juga diprediksi mengguyur Solok, Pesisir Selatan, Tanah Datar, Bukittinggi, Payakumbuh, Padang, Padang Pariaman, dan Kepulauan Mentawai.
"Pada 13 dan 14 Mei hujan diprakirakan terjadi pada waktu siang hingga malam hari," terang Kepala seksi observasi dan informasi BMKG Padang Pariaman Yudha Nugraha, Selasa (11/5/2021).
Yudha menjelaskan, analisis BMKG menunjukkan pola gangguan cuaca tropis osilasi Maden Julian (mjo) kembali aktif di area sekitar Sumatera Barat yang meningkatkan pertumbuhan awan-awan hujan.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Merata di Wilayah Sumbar
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Padang dan 5 Daerah di Sumbar
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi Perairan Sumbar, Waspada di Wilayah Ini
Selain itu pengaruh dari angin musiman dari arah tenggara ikut meningkatkan peluang terjadinya hujan di bagian Timur Bukit Barisan.
Yudha menyebutkan daerah-daerah rawan dengan melihat potensi hujan yang terjadi ialah di Pasaman Barat, Agam, Limapuluh Kota, dan Pasaman.
"Daerah tersebut memiliki karakteristik rawan longsor seperti di Pangkalan Lima Puluh Kota, Palupuah, dan Malalak Agam," ungkap Yudha.
Baca juga: Penjelasan BMKG soal Gempa 5,7 SR di Mentawai Sumbar, Belum Ada Laporan Kerusakan
Baca juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini, BMKG: Berpotensi Hujan Ringan di Padang hingga Pessel
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Padang & 15 Daerah Sumbar
Mengingat kondisi saat ini menjelang hari raya Idul Fitri, lanjut Yudha, diprediksi terjadi peningkatan pergerakan masyarakat antar kabupaten di dalam Sumbar.
Tentunya hal itu, sebut Yudha, ikut meningkatkan risiko dampak cuaca ekstrem.
Dia mengimbau masyarakat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap informasi cuaca dan titik-titik rawan bencana sebelum melakukan perjalanan.
Jika perlu, beristirahat sejenak di tempat yang aman apabila hujan lebat terjadi dengan durasi yang lama sebelum melewati daerah rawan bencana seperti longsor.
"Namun, apabila tetap harus melewati, perlu melihat kondisi daerah yang dilalui tanda-tanda rawan longsor atau seperti butiran-butiran tanah yang jatuh dari tebing atau pohon tumbang," imbau Yudha. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/bmkg-prakiraan-cuaca.jpg)