Breaking News:

Hari Pertama Uji Coba PPDB Online SMA SMK Sumbar, Evaluasi Disdik: Proses Agak Lambat

Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Barat (Sumbar) telah melakukan uji coba aplikasi untuk proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online SMA SMK

ppdb.sumbarprov.go.id
PPDB Online SMA/SMK Sumbar 2021. Hari Pertama Uji Coba PPDB Online SMA SMK Sumbar, Evaluasi Disdik: Proses Agak Lambat 

Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Barat (Sumbar) telah melakukan uji coba aplikasi untuk proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online SMA dan SMK, Senin (3/5/2021).

Ketua Panitia PPDB Online SMA dan SMK Sumbar Suindra mengatakan, uji coba pendaftaran hari pertama diikuti oleh sekitar 11 ribu calon siswa.

Suindra menambahkan, calon siswa mendaftar di website resmi PPDB Sumbar.

Baca juga: Hari Pertama Uji Coba PPDB Online SMA/SMK Sumbar, Sudah 11 Ribu Peserta yang Mendaftar

Baca juga: PPDB SMA/SMK 2021 di Sumbar Tampung 75.000 Siswa Sekolah Negeri, Dari 97.152 Lulusan SMP/MTs

"Ini kita lakukan untuk menguji coba sistem aplikasi, kemudian pembiasaan bagi calon peserta didik, latihan bagi mereka, kemudian menambah wawasan bagi peserta didik terkait pendaftaran SMA dan SMK," kata Suindra.

Suindra berharap dengan uji coba peserta didik sudah dapat pemahaman dan keterampilan mendaftar SMA dan SMK. 

Hal ini dilakukan karena belajar dari tahun sebelumnya, ke depan agar bisa meminimalkan kesalahan. 

Siswa juga dapat menghubungi jika ada kesulitan lewat kontak dinas pendidikan atau Diskominfo.

"Untuk uji coba hari ini evaluasi dan kendala yang ditemukan yaitu ada yang menyatakan ada proses agak lambat. Ternyata dia berada di daerah agak ke ujung yang sinyal lebih sulit seperti di Limapuluh Kota, Mentawai, dan dari Solok Selatan," ungkap Suindra.

Mengatasi hal itu, kata Suindra, pihaknya meminta siswa nanti saat sosialisasi agar mencari daerah yang lebih banyak sinyalnya.

"Dia bisa mendaftar pakai handphone saja nanti, atau cari SMA atau SMK terdekat yang ada sinyalnya, nanti dibantu operatornya," tambah Suindra. 

Suindra menjelaskan, siswa saat  uji coba menurutnya melakukan login menggunakan password yang dibuat sendiri.

Kemudian memilih sekolah, dan ada print out bukti dia sukses mendaftar. 

Meski demikian pihaknya saat ini belum fokus dengan hasil.

"Saat ini kita fokus proses agar berjalan dengan baik saat pendaftaran," imbuh Suindra. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved