Breaking News:

BKSDA Sumbar Lepas Liarkan 32 Ekor Burung Jalak Kerbau di Cagar Alam Maninjau

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar dari Resor Agam, melepasliarkan 32 ekor burung jalak kerbau (acridotheres javanicus).

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
Istimewa
Petugas BKSDA Resor Agam saat mengamankan burung jalak kerbau. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TTIBUNPADANG.COM, AGAM - Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar dari Resor Agam, melepasliarkan 32 ekor burung jalak kerbau (acridotheres javanicus).

Satwa liar jenis burung jalak kerbau tersebut merupakan satwa hasil sitaan dari pedagang yang tertangkap tangan membawanya.

Kepala KSDA Resor Agam, Ade Putra mengatakan, satwa burung diamankan dari 2 orang pedagang yang tertangkap pada Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Macan Dahan yang Masuk Kamar Mandi Warga Pasaman Barat Dilepasliarkan BKSDA

"Kemarin ada 2 pedagang yang tertangkap tangan membawa burung jalak kerbau di Siguhung, Nagari Persiapan Kandih, Kabupaten Agam," kata Ade Putra.

Diceritakannya, awalnya petugas BKSDA sedang dalam perjalanan untuk mengikuti kegiatan Safari Ramadhan di Kecamatan Tanjung Raya.

Namun, dalam perjalanan melihat dua orang sedang mengendarai sepeda motor dengan membawa 2 buah kandang yang berisikan satwa burung dalam jumlah banyak.

"Kami curiga dengan barang bawaan kedua pengendara tersebut, lalu kami cegat di pinggir jalan raya yang menghubungkan Lubuk Basung dengan Bukittinggi," katanya.

Baca juga: Pasca Serangan Beruang di Sijunjung BKSDA Minta Warga Tak Beraktivitas di Hutan hingga Sore

Selanjutnya, pihaknya menanyakan dokumen angkut satwa burung tersebut kepada kedua pengendara berinisial RP (33) dan R (30).

Namun, keduanya tidak dapat menunjukan dokumen angkut ataupun kepemilikan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved