Breaking News:

Berita Sumbar Hari Ini

5 Penambang Emas Diduga Tanpa Izin di Pasaman Ditangkap, Polisi Beberkan Peran Masing-masing

Berikut ini peran dari lima terduga penambang emas tanpa izin di Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar)

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Kabid Humas Polda Sumbar, Dirreskrimsus Polda Sumbar, dan Ps Kasubdit IV saat memperlihatkan barang bukti atau BB hasil tindak dugaan pidana ilegal mining, Jumat (9/4/2021). 

Dilansir TribunPadang.com, Polda Sumbar menangkap 5 terduga pelaku penambang emas di aliran Batang Pasaman, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Pelaku tertangkap tangan saat melakukan penambangan emas di aliran Batang Pasaman Lanai Hilir, Jorong Bandar Padang Pembangunan, Kenagarian Cubadak, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, pelaku tertangkap tangan pada Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Jumpai Duta Besar Uni Emirat Arab, Wali Kota Genius Umar Kenalkan Pariaman dan Potensi Daerah

"Pelaku berinisial AA (27), EA (38), RWP (21), J (52), dan N (33). Pelaku diamankan dalam perkara pertambangan emas tanpa izin," kata Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Jumat (9/4/2021).

Dijelaskannya, kelima pelaku diamankan sekitar pukul 05.00 WIB dan dibawa ke Polda Sumbar.

"Barang bukti yang telah diamankan adalah 1 unit alat berat ekskavator merek merek Hitachi Zaxis 210, dan 1 unit kontroler alat berat jenis ekskavator merek Komatsu PC 200," ujarnya.

Selain itu, juga disita 2 lembar karpet sintetis warna hijau, 2 unit timbangan digital, dan 1 buku catatan.

Baca juga: 1 Ton Daging Impor Australia Kiriman dari Pekanbaru Terjual, Sepekan Dijual di Pasar Raya Padang

Dirreskrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Joko Sadono menceritakan, penangkapan pelaku berawal dari adanya laporan masyarakat terkait adanya kegiatan pertambangan tanpa izin di aliran Batang Pasaman.

Selanjutnya, personel Subdit IV dikerahkannya untuk melakukan penindakan terhadap penambangan emas tanpa izin tersebut.

"Kami tindak lanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan ke lokasi," sebut Joko Sadono.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved