Makam Menggelembung

Silsilah Pemilik Makam Mengelembung di Padang Pariaman Ditelusuri, Meluruskan Asumsi di Media Sosial

Silsilah Pemilik Makam Mengelembung di Padang Pariaman akan Ditelusuri, Meluruskan Asumsi di Media Sosial

Editor: afrizal
TribunPadang.com/RahmatPanji
Puluhan pengunjung mendatangi lokasi makam menggelembung di Sungai Asam, Padang Pariaman, Sabtu (27/3/2021) pukul 11.00 WIB 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Warga terus berdatangan ke pandam pakuburan di Korong Sungai Asam, Padang Pariaman, Sumatera Barat melihat kuburan menggelembung. 

Sejak viral di media sosial, komplek pemakaman ini tak henti-henti didatangi warga. 

Saat TribunPadang.com tiba di lokasi Sabtu (27/3/2021) siang saja, sekitar 50 warga sudah ada di sekitar kuburan meninggi tersebut. 

Wali korong Sungai Asam Anuar, SE (43) mengutarakan semenjak Kamis kemarin warga mulai banyak berdatangan baik dari dalam maupun luar Kabupaten Padang Pariaman.

Baca juga: FAKTA Kuburan Menggelembung di Padang Pariaman, 5 Bulan Lalu Diketahui Sudah Meninggi Setengah Meter

Datuak Suku Panyalai Ali Bujang (50) kepada TribunPadang.com mengatakan bahwa warga setempat tidak masalah dengan banyaknya  warga daerah lain berdatangan ke makam yang meninggi tersebut. 

Namun, demi menjaga kenyamanan warga dan kebersihan kuburan, pemerintah nagari bersama kaum Suku Panyalai menggelar pertemuan, Jumat (26/3/2021).

"Kemarin kami sudah melakukan pertemuan dan menghasilkan beberapa keputusan," tambahnya.

Di antaranya, warga dilarang memungut biaya maupun infak dari pengunjung.

Agar makam tidak rusak pengunjung diharapkan saling menjaga kebersihan dan keamanan makam.

"Kemarin setelah pertemuan kami melakukan pemagaran makam dengan kayu, agar makam tidak rusak," kata Ali.

Pertemuan yang dihadiri pemerintah nagari, Kerapatan Adat Nagari (KAN), tuanku mudo (muda) bersama datuak, pangeran dan urang tuo (tua) serta mamak Suku Panyalai ini juga menyepakati mencari silsilah pemilik makam.

Penelusuran silsilah ini untuk meluruskan asumsi yang beredar di tengah masyarakat.

"Sampai saat ini banyak berita  beredar di sosial media terkait pemilik makam, asumsi inilah yang hendak kami luruskan," kata Ali Bujang yang berprofesi sebagai Babinsa itu.

"Keputusan tadilah yang sama-sama akan kami kawal sampai silsilah makam ini diketahui," ujarnya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved