Breaking News:

Berita Sumbar Hari Ini

BEM Sumbar Desak Dugaan Mark Up Handsanitizer Diusut Tuntas, Mahasiswa Inginkan Sanksi Tegas

Massa terdiri dari mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Sumbar melakukan aksi monolog di Bundaran Kantor DPRD

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.Com /RIZKA DESRI YUSFITA
Massa terdiri dari para mahasiswa, yang tergabung dalam Aliansi BEM Sumbar melakukan aksi monolog di Bundaran Kantor DPRD Sumbar, Jumat (26/3/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Massa terdiri dari mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Sumbar melakukan aksi monolog di Bundaran Kantor DPRD Sumbar, Jumat (26/3/2021).

Mereka menyorot dugaan penyelewengan anggaran penanggulangan  Covid-19 di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan sejumlah intansi.

Presma Universitas Andalasa (Unand), Teza Kusuma menilai dugaan mark-up tersebut kiranya, telah termasuk dalam kategori (dugaan) tindak pidana korupsi.

"Kami minta pihak yang berwenang mengusut tuntas kasus ini dan Gubernur Sumbar yang baru terpilih agar turun tangan," tegas Teza Kusuma.

Baca juga: Massa Letakkan Handsanitizer saat Unjuk Rasa, Bawa Spanduk KPK Mampir Ke Sumbar Dong!

Puluhan massa dari Aliansi BEM Sumbar melakukan aksi monolog di Bundaran Kantor DPRD Sumbar, Jumat (26/3/2021).
Puluhan massa dari Aliansi BEM Sumbar melakukan aksi monolog di Bundaran Kantor DPRD Sumbar, Jumat (26/3/2021). (TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA)

Selain itu pihaknya juga ingin Pansus DPRD Sumbar terbuka kepada masyarakat Sumbar.

Selama ini, pihaknya juga menilai bahwa terkesan kurang adanya keterbukaan sehingga menimbulkan pertanyaan.

Ia menegaskan, aksi kali ini aksi monologis, sebab BEM Sumbar menghormati proses hukum yang berlaku. 

"DPRD sudah membuat Pansus, Polda sudah melakukan penyelidikan. Kami mendesak pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini," tegas Teza Kusuma.

Teza Kusuma juga menuturkan, kasus ini mulai mencuat akhir Februari. Lalu ada rekomendasi dari BPK RI untuk mengembalikan dana mark up tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved