Breaking News:

Vaksinasi Covid-19 Tahap I Hampir Beres, Padang Pariaman Terima 270 Vial Vaksin Tahap II

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah menerima 270 vial vaksin untuk vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi vaksin covid-19 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah menerima 270 vial vaksin untuk vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

Sasaran vaksinasi tersebut meliputi anggota legislatif yang belum, ASN, TNI, Polri, wartawan dan petugas pelayanan publik.

"Total sasaran sebanyak 1.598 orang. 1 vial vaksin untuk 8,5 orang," terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman Yutiardy Rivai, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Padang, Bertambah 17 Positif, 12 Sembuh dan 1 Meninggal Dunia

Yutiardy Rivai menambahkan, vaksinasi Covid-19 tahap pertama suntikan kedua masih ada yang belum selesai.

Akan tetapi, secara total untuk cakupan vaksinasi tahap pertama realisasinya sudah 1.510 orang atau 124,3 persen.

"Walaupun demikian, ada satu dua yang vaksinasi tahap pertama dosis keduanya belum selesai, kita upayakan secepatnya," tambah Yutiardy Rivai.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Sumbar, 229 Dirawat di RS, 791 Isolasi Mandiri, 27.500 Sembuh & 647 Meninggal

Sementara untuk vaksinasi tahap kedua, ia mengatakan masih melihat kondisi di lapangan.

Rencananya, dari sekitar 1.598 sasaran, akan dibagi per puskesmas untuk beban kerjanya.

Saat ini di Padang Pariaman ada sekitar 168 tenaga vaksinator di 28 fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca juga: Mahyeldi Ajak Sholawatan Bersama Peserta Aksi Demo, Soal Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19

"Sebanyak 25 puskesmas, satu RSUD Padang Pariaman, satu RS umum Paru Lubuk Alung, dan satu di KKP BIM," ungkap Yutiardy Rivai.

Yutiardy Rivai berharap vaksinasi tahap kedua di Padang Pariaman sudah dimulai pekan depan.

"Kita untuk Padang Pariaman, lansia belum dimasukan. Kalau Kota Padang, sudah masuk lansia dalam sasaran. Kita belum, itu ada pertimbangan dari Kementerian Kesehatan," tutur Yutiardy Rivai. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved