Breaking News:

JAWABAN Tema 8 Kelas 6 Buku Tematik Halaman 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 Subtema 1 Pembelajaran 4

Simak kunci jawaban Buku Tematik kelas 6 SD tema 8 halaman 30, 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, Subtema 1 Pembelajaran 4.

Freepik
Berikut ini kunci jawaban Tema 8 kelas 6 SD halaman 30, 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, dan 40 Buku Tematik tentang ASEAN. 

TRIBUNPADANG.COM - Simak kunci jawaban Buku Tematik kelas 6 SD tema 8 halaman 30, 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, Subtema 1 Pembelajaran 4.

Kunci jawaban Buku Tematik ini ditujukan bagi orang tua dalam memandu proses belajar mengajar di rumah.

Baca juga: JAWABAN Tema 8 Kelas 6 SD Buku Tematik Halaman 50, 51, 52, 53, dan 54, Pembelajaran 6 Subtema 1

Baca juga: JAWABAN Tema 8 Kelas 6 Buku Tematik Halaman 90 91 92 93, Pembelajaran 6 Subtema 2

Baca juga: JAWABAN Tema 8 Kelas 6 SD Buku Tematik Halaman 57 58 dan 60, Pembelajaran 1 Subtema 2

Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 6 Halaman 30-31

Ayo Membaca

Sekolah Anak Jalanan

Usia mereka boleh jadi tidak lebih dari 10 tahun. Namun, kulit mereka telah melegam terpanggang. Telapak kaki mereka mengeras dan terkelupas. Bermodalkan sandal jepit yang menipis, mereka melompat dari satu bus ke bus lain, dari satu angkot ke angkot berikut. Dengan menadahkan tangan seraya menyuguhkan wajah iba, mereka berharap mendapat sekeping Rp500,00 atau syukur-syukur selembar Rp2.000,00.

Mereka inilah yang semenjak kecil telah berpredikat sebagai anak jalanan. Di usia dini, mereka telah melakoni profesinya masing-masing. Ada yang mengamen, memulung, sampai menyemir sepatu. Tidak inginkah mereka menikmati masa kecil dan berguru menyerupai belum dewasa yang lain?

Jauh dari ingar bingar jalan raya dan tersembunyi di daerah Plumpang, Rawa Badak, Jakarta Utara, belum dewasa jalanan itu ternyata bersekolah. Salah satu forum sosial yang peduli terhadap nasib anak jalanan dan anak kurang bisa ialah Yayasan Himmata. Di yayasan ini, 400 lebih anak jalanan mengenyam pendidikan secara cuma-cuma.

Menurut Sarkono, Ketua Yayasan Himmata, yayasan terbentuk semenjak tahun 2000 dan merupakan forum sosial masyarakat yang bersifat independen dan nirlaba. Pada 2004 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Himmata yang terletak di tengah lingkungan masyarakat kumuh disahkan..

PKBM Himmata hampir serupa dengan sekolah formal. Tak hanya dari seragam, jam berguru pun hampir sama dengan sekolah formal kebanyakan dan berlangsung selama lima hari dalam seminggu. Karena PKBM Himmata hampir sama dengan sekolah formal, mereka membutuhkan pengajar yang tetap tidak hanya suka relawan. Saat ini PKBM Himmata mempunyai sekitar 30 pengajar tetap dengan bayaran tak lebih dari Rp300 ribu, jauh dari kata sejahtera.

Halaman
1234
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved