Breaking News:

Bus Rombongan OPD Agam Masuk Jurang

Bus Rombongan OPD Agam Masuk Jurang di Mandailing Natal, Ini Penjelasan Bupati Indra Catri

Bus yang membawa rombongan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Agam dilaporkan masuk jurang, Senin (8/2/2/2021)

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Bupati Agam Indra Catri 

Dilansir TribunPadang.com, kabar terdahulu pada 2019 silam dari Pemkab Agam menyiapkan hunian sementara bagi warga yang terdampak banjir bandang di Jorong Gelapung, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya.

Tertimbun Akibat Banjir Bandang, Masjid di Agam Hanya Tampak Atap, Warga Numpang Salat Jumat

Tak hanya itu, berbagai instansi diminta untuk menyiapkan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang.

"Dari lintas sektoral, dari dinas-dinas. Kalau Baznas kita tanggapi ini ada namanya program Agam Peduli untuk pengalokasian antisipasi bantu yang kena bencana," sebutnya.

Dijelaskannya, ada juga bantuan dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Deputinya bilang udah siapkan bantuan. Bantuan logistik banyak," sebutnya.

Bantuan juga datang dari sejumlah perusahaan, baik itu perusahaan swasta maupun milik negara atau daerah.

Dikatankannya, saat ini Pemkab Agam tengah fokus untuk melakukan pendataan dampak bencana.

BPJS Kesehatan Area Padang Bakal Bayar Tunggakan ke RS, Dana Talangan dari Kemenkeu Cair

Sebelumnya, Bupati Agam Indra Catri menetapkan masa tanggap darurat bencana banjir bandang Agam menjadi 15 hari.

Adapun masa tanggap darurat banjir bandang yang melanda Jorong Gelapung, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam hanya ditetapkan 3 hari.

Namun, setelah melihat kondisi di lapangan, masa tanggap darurat bencana banjir bandang Agam diperpanjang jadi 15 hari.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved