Breaking News:

Kapal Gambolo Berisi 20 Orang Kandas Setelah Dihempas Badai di Mentawai, Penumpang Dievakuasi

Kapal Motor Penumpang (KMP) Gambolo kandas setelah dihempas badai di sekitar Dermaga Tuapejat, Kepulauan Mentawai.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
Istimewa
KMP Gambolo kandas di sekitar Dermaga Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jumat (8/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, MENTAWAI - Kapal Motor Penumpang (KMP) Gambolo kandas setelah dihempas badai di sekitar Dermaga Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar).

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (8/1/2021) sekitar pukul 16.35 WIB. Petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mentawai melakukan evakuasi.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Akmal, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Selama Siaga SAR Nataru di Mentawai, Terjadi Kecelakaan Kapal yang Menewaskan 1 Orang

"KMP Gambolo datang dari Dermaga Sioban Kecamatan Sipora Selatan menuju Dermaga Tuapejat Kecamatan Sipora Utara."

"Namun, pada pukul 16.30 WIB dihempas angin dan kandas di sekitar Dermaga Tuapejat Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai," kata Akmal.

Pihaknya mendapat informasi sekitar pukul 16.35 WIB, dan langsung berangkat menuju lokasi kejadian.

Baca juga: Kapal Tujuan Painan Menabrak Karang di Laut Mentawai, 34 Orang di Dalamnya Dievakuasi

"Kami berangkatkam tim dari kantor menuju Dermaga Tuapejat dan langsung ke lokasi," katanya.

Dijelaskannya, penumpang kapal tersebut sebanyak 20 orang yang terdiri dari 18 ABK dan 2 penumpang.

18 ABK masih dalam kapal Gambolo. Sementara 2 penumpang sudah dievakuasi pakai kapal SAR.

"18 ABK dan 2 penumpang dalam keadaan selamat," katanya.

Baca juga: Kapal Nelayan di Mentawai Terbalik Setelah Dihantam Gelombang, Jasman dan Aris Selamat

Dijelaskannya, dua penumpang tersebut bernama Hulu (34) dan Nurti (33).

"Kita gerakkan KMP Bakat Benuang untuk membantu evakuasi kapal KMP Gambolo, karena di atas kapal masih ada 18 ABK dalam kondisi selamat," katanya.

Ia menjelaskan, kapal tidak dapat ditarik sehingga akan dilanjutkan nanti pukul 23.00 WIB saat perkiraan pasang naik.

"Unsur terkait yang terlibat dalam evakuasi terdiri dari tim SAR, TNI, Polri, BPBD, Tagana, ABK KMP Bakat Benuang, dan masyarakat," katanya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved