Berikut Bacaan Sholawat Nariyah dan Sholawat Tibbil Qulub, Dilengkapi Terjemahan Bahasa Indonesia

Dalam Islam, terdapat bermacam-macam sholawat. Membaca sholawat merupakan bukti kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW.

Tayang:
Editor: Mona Triana
Grafis Tribunnews
Bacaan Sholawat Nariyah Pelancar Rezeki dan Tibbil Qulub Penghindar Penyakit Lengkap Disertai Arti 

TRIBUNPADANG.COM - Dalam Islam, terdapat bermacam-macam sholawat.

Membaca sholawat merupakan bukti kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW.

Sekretaris PCNU Solo sekaligus Dosen UNU Surakarta, H Ahmad Faruk MHI atau Gus Faruk, menjelaskan terdapat sholawat agar mendapat kelancaran rezeki dari Allah SWT.

"Melalui sholawat itu kita memohon agar kita dimudahkan dalam mencari rizki, tentu rizki yang halal, ini adalah Sholawat Nariyah," ungkapnya kepada Tribunnews.com.

Baca juga: Berikut Niat Sholat Tahajud dan Doa Setelah Tahajud, Dilengkapi dengan Bahasa Arab dan Latin

Baca juga: Niat Sholat Jumat Dilengkapi Bahasa Arab, Terjemahan, Serta Ada Panduan Tata Cara

Berikut bacaan Sholawat Nariyah :

Bacaan Sholawat Nariyah
Bacaan Sholawat Nariyah (Tribunnews/Ist)

Alloohumma sholi sholaatan kaamilatan wasallim salaaman taamman 'alaa sayyidina muhammadinil ladzii tanhallu bihil 'uqodu wa tanfariju bihil kurobu wa tuqdhoo bihil hawaa-iju wa tunaalu bihir-roghoo-ibu wa husnul khowaatimi wa yustasqol ghomaamu bi wajhihil kariimi wa 'alaa aalihii wa shohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi 'adadi kulli ma'luumin laka.

Artinya:

“Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW.

Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah.

Dicurahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia.

Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, bahkan sebanyak pengetahuan bagi-Mu."

Gus Faruk menerangkan sholawat intinya pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

“Sholawat nabi itu adalah doa atau pujian kepada Nabi Muhammad SAW,” ungkap Gus Faruk.

Sekretaris PCNU Surakarta sekaligus Dosen UNU Surakarta, H Ahmad Faruk, M.HI
Sekretaris PCNU Surakarta sekaligus Dosen UNU Surakarta, H Ahmad Faruk, M.HI (Tribunnews/ISTIMEWA)

Sholawat Dijauhkan dan Disembuhkan dari Penyakit

Gus Faruk juga mengatakan terdapat sholawat memohon kepada Allah agar kita disembuhkan dari penyakit.

Sholawat tersebut dikenal dengan sholawat Tibbil Qulub.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved