Pendaki Tergelincir
2 Pendaki yang Tergelincir di Gunung Talamau Naik Sejak 29 Desember 2020, Begini Kondisinya
Dua orang pendaki tergelincir saat pergantian tahun di Gunung Talamau, Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar).
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dua orang pendaki tergelincir saat pergantian tahun di Gunung Talamau, Pasaman , Sumatera Barat (Sumbar).
Koordinator Pos SAR Pasaman, Zulfahmi menyebut, pendaki tersebut naik sejak tanggal 29 Desember 2020.
Namun, pendaki tersebut bertahan di atas gunung sampai pergantian tahun.
Baca juga: Petugas Sebut 2 Pendaki yang Tergelincir Berasal dari Jambi
"Mereka naik tanggal 29 Desember 2020, dan ada larangan di tanggal 31 Desember 2020," kata Zulfahmi, Jumat (1/1/2021).
Dikatakannya, pihaknya mendapatkan laporan pendaki tersebut naik sebanyak 12 orang dan tergelincir sebanyak 2 orang.
"Tergelincir dan keseleo serta tidak bisa berjalan lagi. Saat ini tim masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian," katanya.
Ia menyebutkan, korban tergelincir di ketinggian 2000 mdpl di atas Gunung Talamau.
Baca juga: Rayakan Pergantian Tahun di Gunung Talamau, Pendaki Tergelincir di Ketinggian 2000 MDPL
"Kita mendapat permintaan bantuan evakuasi tadi malam, untuk pendaki yang naik tanggal 29 Desember 2020, dan saat ini berada di ketinggian 2000 mdpl," katanya.
Dikatakannya, pihak terkait yang ikut melakukan evakuasi terhadap korban terdiri dari tim SAR, BPBD, pegiat alam, dan masyarakat.
"Diperkirakan nanti malam akan bergerak ke bawah, kalau memungkinkan. Namun, kalau tidak tim akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan," katanya.
Baca juga: Kejahatan di Sumbar Turun Drastis Selama 2020, Kapolda Klaim karena Pandemi Covid-19
Korban Berasal dari Jambi
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Asnedi mengatakan, kedua korban merupakan warga yang berasal jadi Provinsi Jambi.
Kedua korban yang tergelincir tersebut bernama Urip Mulyono (17) dan Suherdi (27).
"Mendaki ini sudah ada larangan, berarti orangnya nakal ini. Karena tidak mendengarkan imbauan," katanya.
Asnedi menduga, kurang ketatnya penjagaan sehingga masih ada masyarakat yang mendaki saat pergantian tahun di tengah pandemi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/petugas-sar-menuju-lokasi-pendaki-tergelincir-di-gunung-talamau.jpg)