Breaking News:

Tim Pemenangan Paslon Pilgub Sumbar NA-IC Masih Mengkaji Langkah Rencana Melakukan Gugatan ke MK

Tim pemenangan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit-Indra Catri masih mengkaji langkah rencana melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitu

TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Saksi Paslon NA-IC Roni Tri Noveta saat menyampaikan pihaknya menolak menandatangani berita acara hasil rekapitulasi perolehan suara Pilgub Sumbar, Minggu (20/12/2020) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Tim pemenangan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit-Indra Catri masih mengkaji langkah rencana melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ini pasca KPU Sumbar menetapkan rekapitulasi hasil suara yang dimenangkan pasangan Mahyeldi-Audy.

Seperti diketahui, paslon gubernur dan wakil gubernur Mahyeldi-Audy unggul atas tiga rivalnya. 

Baca juga: KPU Sumbar Sebut Dua Paslon Bupati di Sumbar Ajukan Gugatan Pilkada di MK

Baca juga: Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada Dharmasraya: Sutan Riska-Dasril Unggul

Baca juga: Dinilai Sukses Pengamanan Pilkada Serentak, Polda Sumbar Terima Penghargaan dari Kompolnas RI

Ini berdasarkan rapat pleno hasil rekapitulasi suara yang dilakukan KPU Sumbar, Minggu (20/12/2020).

"Kami dari tim Paslon NA-IC kita sedang menyusun rencana untuk menindaklanjuti ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku."

"Tentunya ini menyangkut sengketa hasil dan segala unsur-unsur yang bisa mempengaruhi (perolehan suara) ini langkahnya adalah ke MK," kata saksi Paslon NA-IC Roni Tri Noveta.

Roni menjabarkan, berdasarkan rekap yang diselenggarakan KPU Sumbar selama dua hari pihaknya menemukan banyak yang terjadi hal-hal yang tidak sesuai peraturan KPU dan ketentuan lainnya menyangkut penyelenggaraan pemilihan.

Baca juga: Polda Sumbar Terima Kunjungan Kompolnas RI, Wakapolda Beberkan soal Pengamanan Pilkada

Baca juga: Benny Utama-Sabar AS Menangi Pilkada Pasaman Lawan Kotak Kosong, KPU: Tidak Ada Keberatan

Baca juga: Perhitungan KPU Tuntas, Khairunas-Yulian Efi Menang Pilkada Solok Selatan dengan 35.420 Suara

Bukan saja persoalan selisih suara yang hanya 2,13 persen, tapi pihaknya lebih menyorot substansi demokrasi itu bisa diselenggarakan dengan baik.

"Karena jika penyelenggara tidak benar dalam melaksanakan tugas-tugas penyelenggaraan, ini berkaitan dengan hasil penyelenggaran yang tidak mampu untuk melibatkan seluruh warga Sumbar sebagai pemilih yang proaktif," tegas Roni.

Halaman
12
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved