Breaking News:

Pilkada Sumbar 2020

Tak Undang Kandidat saat Penetapan Calon Pilkada Padang Pariaman, KPU Antar SK ke Paslon

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Pariaman akan menetapkan calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada 2020, Rabu (23/9/2020).

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi Pilkada Sumbar 2020 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Pariaman akan menetapkan calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada 2020, Rabu (23/9/2020).

Dalam rapat pleno tersebut, KPU tidak akan mengundang ketiga kandidat pasangan yang telah mendaftar ke KPU.

Baik Suhatri Bur-Rahmang yang diusung PAN, Nasdem, PDIP maupun pasangan Refrizal-Happy Neldi dari Gerindra dan PKS.

Tak terkecuali juga Tri Suryadi-Taslim yang diusung PKB, Demokrat, Golkar, dan PPP.

Komisioner KPU Sumbar Gebril Daulay: Selain Virus Corona, Virus Elektoral Jauh Lebih Berbahaya

Survei Sebut 52 Persen Masyarakat Khawatir Pilkada di Tengah Pandemi, KPU Sumbar: Jangan Takut

"Penetapan calon dilakukan dalam pleno tertutup saja. Kami sudah pleno hasil pemeriksaannya. Besok pleno penetapan paslon."

"Sesegera mungkin kita akan umumkan," jelas Komisioner KPU Padang Pariaman Ory Sativa Sakban, Selasa (22/9/2020).

Kepada pasangan calon, nantinya akan diberikan SK (surat keputusan) paling lambat sehari setelah rapat pleno penetapan.

Setelah SK disampaikan, tahapan berikutnya adalah pengundian.

"SK diserahkan sesegera mungkin. Pagi sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB, tim mengantar SK ke Paslon dan pimpinan parpol."

"Kami rencana juga live streaming mengumumkan paslon yang ditetapkan," ujar Ory Sativa Sakban.

Pulau Pisang Gadang Bakal Jadi Tempat Karantina Pasien Covid-19, Bisa Berenang dan Berjemur

Kemudian tanggal 24 September KPU akan melakukan pengundian nomor urut, dengan rapat pleno terbuka dengan pembatasan jumlah peserta.

Dalam agenda atau tahapan tersebut, pasangan calon wajib hadir.

"Undangan sesuai yang telah diatur, yang boleh hadir paslon, pimpinan Parpol, LO, atau ketua tim kampanye dan Bawaslu," ungkap Ory Sativa Sakban. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved