Cara Menanam Microgreen di Rumah, Bisa Usir Stres Selama WFH

Cara Menanam Microgreen di Rumah, Bisa Usir Stres Selama WFH. Berkebun di rumah menjadi pilihan mengusir stres saat harus bekerja dari rumah semasa p

Tayang:
Editor: afrizal
(SHUTTERSTOCK/MEHRIBAN A)
Ilustrasi menanam sayur di rumah 

TRIBUNPADANG.COM- Berkebun di rumah menjadi pilihan mengusir stres saat harus bekerja dari rumah semasa pandemi Covid-19. 

Bagi yang tidak punya lahan, bukan berarti tidak bisa ikut berkebun. 

Saat ini menanam sayuran bisa dilakukan di area terbatas sekalipun. 

Orang-orang mencoba menanam jenis buah atau sayuran tertentu, hingga memodifikasi cara penanaman agar lebih sesuai dengan lingkungan rumahnya.

Salah satu istilah yang populer dalam dunia berkebun sekaligus dunia kuliner adalah microgreen.

Orang-orang pun banyak yang menjajal microgreen dan membahasnya di media sosial belakangan ini.

Selain mudah ditanam karena tidak membutuhkan banyak ruang untuk tumbuh, microgreen juga menyehatkan.

Lantas, apa itu microgreen?

Microgreen

Microgreen adalah tunas dari berbagai tanaman sayur yang dapat dipanen sekitar 7-14 hari setelah disemai.

Usia panen dari tanaman ini dibagi menjadi tiga fase, yaitu usia kecambah (3-7 hari), usia microgreen (14-21 hari), dan usia tanaman dewasa (40-60 hari).

Saat dipanen, microgreen biasanya berukuran 5-10 sentimeter.

Umumnya, microgreen memiliki rasa aromatik dan kandungan nutrisi yang terkonsentrasi. Selain itu, juga memiliki berbagai jenis warna dan tekstur.

Tanaman ini dapat tumbuh dari berbagai jenis benih. Beberapa varietas yang paling populer digunakan sebagai benih adalah berikut ini:

  • Famili Brassicaceae: kembang kol, brokoli, kubis, selada air, lobak
  • Famili Asteraceae: selada, sawi putih
  • Famili Amaryllidaceae: quinoa, bit, bayam 
  • Famili Amaranthaceae: melon, mentimun, labu

Biji-bijian seperti beras, oat, gandum, jagung, barley, serta polong-polongan seperti buncis juga dapat ditanam menjadi  microgreens ini. 

Microgreen memiliki rasa yang bervariasi, mulai dari hambar, sedikit asam, pahit, hingga pedas, tergantung pada varietasnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved