Pilkada Sumbar 2020

Empat Bapaslon Kepala Daerah di Pilgub Sumbar Lolos Tes Kesehatan, Ada yang Harus Diperbaiki

Rapat pleno terbuka mengenai penyampaian hasil penelitian administrasi syarat (bakal) calon pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar 2020 d

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Penyerahan hasil penelitian administrasi syarat calon pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar 2020 dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, Senin (14/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Rapat pleno terbuka mengenai penyampaian hasil penelitian administrasi syarat (bakal) calon pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar 2020 dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, Senin (14/9/2020).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat Amnasmen mengatakan, verifikasi administrasi dilakukan hingga 12 September 2020 dan pemeriksaan kesehatan dari 7-10 September 2020.

Amnasmen menyebut, empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar pun dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan telah dilakukan terhadap pasangan Mahyeldi Ansharullah-Audy Joinaldi, Nasrul Abit- Indra Catri, Fakhrizal-Genius Umar dan Mulyadi-Ali Mukhni.

KPU Pasaman Barat Segera Umumkan Hasil Verifikasi ke Sekolah Asal Bapaslon Pilkada, Ini Jadwalnya

Bagi-bagi Masker di Pasar Bandar Buat Kota Padang, Sosialisasikan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru

"Sesuai keterangan dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) keempat pasangan ini prosesnya dapat ditindaklanjuti ke tahapan selanjutnya," kata Amnasmen.

Amnasmen melanjutkan, ia memaknai seluruh proses yang dilakukan, baik administrasi pencalonan maupun administrasi syarat calon, dilakukan dengan sangat terbuka dan bisa diakses oleh semua pihak.

Namun, sebagian besar dari bakal calon itu, dikatakan ada berkas administrasi yang belum memenuhi syarat.

Maka, KPU memberikan kesempatan kepada masing-masing bapaslon untuk memperbaiki dokumen syarat calon.

Pasalnya, ada beberapa dokumen yang memang perlu diperbaiki oleh masing-masing bapaslon.

Mulai ijazah, tentang tidak memiliki tanggungan utang, juga surat kepailitan yang belum jelas penjelasan dokumennya, apakah pailit atau tidak pailit.

"Kami minta meski hal sederhana, itu diperbaiki pada masa perbaikan sampai 16 September 2020," imbuh Amnasmen.

Seorang Bakal Calon Bupati di Solok Tak Lolos Tes Kesehatan, KPU: Bisa Diganti oleh Parpol

Pemprov Sumbar Bagikan Puluhan Ribu Masker di Danau Cimpago Kota Padang, Sosialisasikan Perda

Tahapan berikutnya yaitu mempublikasikan dokumen perbaikan tersebut di laman KPU Sumbar.

Jika tidak lengkap, tentu pada 17 September 2020 menjadi tahapan tugas bagi KPU Sumbar untuk kembali melakukan verifikasi ulang terhadap persyaratan calon, khususnya.

Setelah itu akan dilakukan kembali verifikasi dokumen-dokumen hasil perbaikan tadi.

Kemudian, pada 23 Sepetember 2020, akan dilakukan penetapan pasangan calon yang baik yang memenuhi syarat maupun tidak memenuhi syarat.

"Pada 24 September nanti akan dilakukan pengumuman dan pengundian nomor urut bakal pasangan calon,” terang Amnasmen. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved