Breaking News:

Kecelakaan Lalu Lintas Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Simak Penjelasannya

Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) dikategorikan menjadi tunggal dan ganda. Lakalantas tunggal merupakan kecelakaan yang hanya melibatkan satu kendar

kompas.com
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

TRIBUNPADANG.COM - Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) dikategorikan menjadi tunggal dan ganda. Lakalantas tunggal merupakan kecelakaan yang hanya melibatkan satu kendaraan bermotor akibat kelalaian pengemudi itu sendiri dan tidak melibatkan pengguna jalan lain seperti menabrak pohon, jatuh sendiri karena mengantuk terguling karena pecah ban.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang, Rizka Adhiati menjelaskan saat Video Conference tentang implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan wartawan pada Kamis (13/8/2020) melalui aplikasi online.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno Tes Swab Lagi, Ada Apa? Ini Penjelasannya

Pidato Kenegaraan Presiden RI, Ketua DPRD Sumbar Supardi: Penting dan Perlu Diikuti Bersama

“Sementara lakalantas ganda adalah kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan atau lebih. Bisa juga melibatkan satu kendaraan dengan pengguna jalan lain seperti pejalan kaki, terjadinya diwaktu yang sama. Contohnya gesekan atau beradu bodi kendaraan,” lanjut Rizka.

Untuk lakalantas tunggal maupun ganda yang termasuk klasifikasi kecelakaan kerja, kata Rizka, instansi penjaminnya untuk TNI/Polri adalah PT. Asabri (Persero), bagi ASN instansi penjaminnya PT. Taspen (Persero) sementara bagi karyawan selain TNI/Polri dan ASN adalah BPJS Ketenagakerjaan.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, kecelakaan kerja adalah kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya atau selama masa dinas.

Jika kasus lakalantas tunggal tersebut bukan termasuk kategori kecelakaan kerja, barulah BPJS Kesehatan yang akan menjadi penjaminnya dengan catatan korban merupakan peserta JKN-KIS aktif. Sementara jika tergolong lakalantas ganda yang bukan kecelakaan kerja yang menjamin biaya pengobatan korban lakalantas adalah PT. Jasa Raharja (Persero).

Pelaksanaan Upacara HUT RI ke-75, Walikota Padang: Tidak Ada Pelibatan Siswa

Penambahan Klaster Penyebaran Covid-19 di Kota Padang, Mahyeldi: Masih Klaster Perkantoran

“Tapi memang ada beberapa jenis lakalantas tunggal yang penjaminnya adalah PT. Jasa Raharja (Persero), contohnya seperti korban lakalantas di moda angkutan umum resmi dan telah membayar retribusi,” ujar Rizka.

Mengingat bahwa Polisi Satuan Lalu Lintas merupakan instansi yang berwenang dalam menentukan kategori suatu lakalantas, maka untuk membuktikan sebuah lakalantas masuk kategori tunggal atau ganda, BPJS Kesehatan atau PT. Jasa Raharja (Persero) lakalantas membutuhkan dokumen Laporan Polisi yang dikeluarkan oleh Polisi Satuan Lalu Lintas.

“Laporan Polisi akan memperlihatkan suatu lakalantas masuk kategori tunggal atau ganda, selanjutnya kita bisa tentukan BPJS Kesehatan atau PT. Jasa Raharja (Persero) penjaminnya,” sambung Rizka.

Harga Emas Hari Ini Jumat 14 Agustus 2020 di Pegadaian Padang, Emas Antam Rp 1 Juta 72 Ribu Per Gram

Padang Belum Terapkan Pembelajaran Tatap Muka, Wali Kota: Terpenting Prestasi Jangan Turun

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 141/PMK.02/2018 tentang Koordinasi antar Penyelenggara Jaminan dalam Pemberian Manfaat Pelayanan Kesehatan, PT. Jasa Raharja (Persero) merupakan penjamin pertama bagi kasus lakalantas ganda sesuai ketentuan nilai santunan yang dibatasi suatu plafon tertentu sesuai regulasi.

Halaman
12
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved