Pemprov Sumbar Segera Cairkan Dana Hibah PT Rajawali untuk Mahasiswa dan Siswa Berprestasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) segera mencairkan dana hibah PT Rajawali. Dana itu telah lama mengendap di kas daerah Bank Naga

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Humas Pemprov Sumbar
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat rapat terbatas bersama para rektor dan kepala sekolah se Sumbar secara virtual, Rabu (5/8/2020) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) segera mencairkan dana hibah PT Rajawali.

Dana itu telah lama mengendap di kas daerah Bank Nagari Syariah sebesar Rp 86 Miliar.

Rencananya, dana itu akan dinikmati oleh siswa dan mahasiswa Sumbar yang berprestasi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat rapat terbatas bersama para rektor dan kepala sekolah se Sumbar secara virtual, Rabu (5/8/2020).

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Minta Pengibaran Bendera Merah Putih Sebulan Penuh

Gubernur Sumbar Launching Universitas Perintis Indonesia, Elfi Sahlan Ben Jadi Rektor

Gubernur Sumbar mengatakan uang hibah tersebut, awalnya berjumlah Rp 48 miliar pada tahun 2009 dan terus meningkat jumlahnya.

"Hingga saat ini uang di tabungan kita sudah mencapai Rp86 miliar, hampir dua kali lipat karena selama ini tidak pernah kita gunakan."

"Mungkin sekarang ini banyak orang menanyakan alasan uang tersebut tidak digunakan, karena tidak ada format atau aturan, khususnya di Indonesia yang mengatur terkait dana hibah tersebut," terang Irwan Prayitno.

Tokoh Masyarakat Payakumbuh Bertekad Antar Mulyadi Jadi Gubernur Sumbar

Tempat Kerja Jadi Klaster Baru Penyumbang Covid-19, Gubernur Sumbar: ASN dari Luar Daerah Wajib Swab

Salat Id di Kantor Gubernur Sumbar, Khatib Duski Samad Ulas Hikmah Ibadah Kurban Masa Pandemi

Menurut dia, perlu aturan yang jelas terkait dana hibah pengelolaan yang sifatnya abadi dan berkelanjutan setiap tahun oleh pemerintah daerah terhadap uang dari pihak ketiga.

"Kita sudah berkali-kali berkonsultasi dengan Kemendagri, Kementrian Keuangan dan Kemenkumham enggak ada judulnya atau nomenklatur yang berlaku di Indonesia."

"Makanya uang itu tidak habis-habis," ucap Irwan Prayitno dalam keterangan tertulis yang diterima TribunPadang.com.

Salat Idul Adha Berjamaah di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Terapkan Protokol Kesehatan

Status CPNS di BPK Dicabut, Penyandang Disabilitas Alde Maulana Mengadu ke Pemprov Sumbar

Irwan Prayitno menyampaikan, dana PT Rajawali, bukanlah APBD murni provinsi.

Dana tersebut merupakan hibah yang dikhususkan dalam pembangunan pendidikan Sumbar, untuk itu harus jelas kegunaan dan peruntukkannya.

Terkait dana hibah itu, Irwan Prayitno menjelaskan, BPK RI sudah berkali-kali menjadikan temuan.

"Kok ada uang di kas daerah tapi tidak ada judul. Itupun sudah berkali-kali ada revisi yang mengatur, bahkan sangat berbeda dengan harapan dari hibah Rajawali ini," ungkap Irwan Prayitno.

Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2020, Taurus Jaga Reputasi, Hari Luar Biasa Bagi Cancer

Terbaru Ramalan Zodiak Taurus Tahun 2020, Ketakutan Taurus akan Teratasi di Bulan Agustus

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved