FIB Unand Didorong Bangun Kampung Sastra, Lestarikan Karya Sasta dan Jadi Ikon Wisata

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mendorong Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas untuk menghadirkan Kampung Sastra di Kota Padang.

Tayang:
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Saridal Maijar
Istimewa
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah saat kuliah umum di FIB Unand, Rabu (6/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mendorong Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas untuk menghadirkan Kampung Sastra di Kota Padang.

Menurutnya, keberadaan Kampung Sastra dinilai sangat penting untuk melestarikan dan mengabadikan karya sastra di Kota Padang dan Sumatera Barat.

Di samping sebagai identitas kota, kata Mahyeldi, nantinya sebagai salah ikon wisata baru yang ada di Kota Padang.

Walikota Padang Akan Diinterpelasi Terkait Bantuan Covid-19, Ketua DPRD: Belum Ada Surat Resmi

Hal ini disampaikan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah saat memberikan Kuliah Umum dengan tema "Sastra dan Identitas Kota" di ruang Seminar FIB Universitas Andalas, Kamis (6/8/2020).

Mahyeldi mengatakan, Pemerintah Kota Padang telah menjalin kerja sama (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota Padang, termasuk dengan Universitas Andalas.

"Atas dasar kerja samanya, inilah kita mengajak seluruh perguruan tinggi di Kota Padang terutama Unand untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Padang dalam mengelola dan menghadirkan sesuatu yang baru termasuk bidang sastra," ujar Mahyeldi.

Ia menambahkan, untuk mendukung seni dan budaya di Kota Padang, Pemerintah Kota Padang sejauh ini telah memberikan insentif kepada tuo-tuo silek di Kota Padang.

Razia Operasi Patuh Singgalang 2020 Berakhir, Polresta Padang Layangkan 1.418 Surat Tilang

Menurutnya, upaya ini dilakukan untuk mendorong agar Pencak Silat di Kota Padang tetap eksis.

"Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang saat ini tengah membuat buku tentang objek-objek wisata sejarah di Kota Padang."

"Ada 24 objek wisata sejarah di Kota Padang yang sekarang coba kita bukukan yang nantinya kita jadikan locus untuk pengembangannya," kata Mahyeldi.

Orang nomor satu di Kota Padang itu pun berharap melalui kuliah umum ini akan lahir ide-ide untuk kemajuan Kota Padang dan Sumatera maupun Indonesia ke depan, khususnya mengenai sastra.

"Maka dari itu kami atas nama Pemerintah Kota mengharapkan dukungan dan pemikiran-pemikiran yang idealis dalam menghasilkan ide-ide yang kreatif dari Bapak Ibuk, para pimpinan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas untuk kemajuan bangsa ke depan," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved