Breaking News:

Kebakaran di Kota Payakumbuh Sumatera Barat, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 1 Miliar Lebih

Kebakaran meludeskan enam bangunan serta barang berharga lainnya di Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/7/2020).

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA
Suasana kebakaran besar di Kelurahan Napar, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kebakaran meludeskan enam bangunan serta barang berharga lainnya di Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/7/2020). 

Dikabarkan insiden ini telah menelan kerugian yang ditaksir mencapai Rp 1 Miliar lebih. Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian kali ini.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Kota Payakumbuh, Devitra saat dihubungi TribunPadang.com pada Kamis.

"Kerugian diperkirakan lebih dari 1 miliar, karena adanya kendaraan satu unit colt diesel, satu unit avanza, dan satu unit kendaraan sepeda motor," ujar Devitra.

Kata dia, untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwajib.

"Namun, menurut informasi dari lapangan diduga karena adanya percikan dari genset," kata Devitra.

Devitra menyebutkan dalam bangunan tersebut tersimpan adanya dugaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah.

Proses pemadaman, kata dia, sedikit mengalami kesulitan karena adanya dugaan adanya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah di dalam salah satu bangunan yang terbakar.

Kebakaran Besar di Payakumbuh Sumbar: 6 Rumah, 2 Mobil dan 1 Motor Hangus

Satu Rumah Terbakar di Kota Padang Masih Diselidiki, Polisi Taksir Kerugian Rp 200 Juta

BREAKING NEWS: Satu Unit Rumah Terbakar di Kota Padang, Tiga Armada Pemadam Kebakaran Diturunkan

Ia menyebutkan, proses pemadaman membutuhkan waktu yang cukup lama yaotu sekitar dua jam.

"Karena adanya dugaan minyak tanah, saat dilakukan penyiraman apinya tidak mau padam apinya," ujar Devitra.

Pemadaman juga dibantu oleh pemadam kebakaran dari daerah lainnya.

"Antara lain dari kabupaten Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Agam, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Solok, dan Padang Pariaman," kata Devitra.

Namun, sebagian pemadam yang datang tersebut datang pada proses pendinginan.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved