MUI Sumbar: Salat Idul Fitri Diperbolehkan Selama di Daerah Terkendali dan Ikuti Prosedur Covid-19

Penyelenggaraan salat Idul Fitri tahun ini tidak lepas dari Maklumat 007 yang telah dikeluarkan oleh MUI Sumbar. Ketua Umum MUI Sumbar Gusrizal Gazah

TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Ketua MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Penyelenggaraan salat Idul Fitri tahun ini tidak lepas dari Maklumat 007 yang telah dikeluarkan oleh MUI Sumbar.

Ketua Umum MUI Sumbar Gusrizal Gazahar Datuak Palimo Basa, menjelaskan dalam maklumat tersebut, ada dua poin penekanan kepada daerah terkait penyelenggaraan salat Idul Fitri.

Pertama, daerah "Terkendali" harus ada klasterisasi dari daerah yang ada di Sumbar, ada yang kondisi wabah di daerahnya terkendali sehingga bisa dikatakan tidak ada penularan di sana.

Nadiem Makarim Beberkan Skenario Mengawali Tahun Ajaran Baru Saat Pandemi Corona

UPDATE Corona di Sumbar Tambah 8 dan 1 Inkonklusif, Per 20 Mei 2020 Total 428 Positif Covid-19

Kedua, daerah yang "Tidak Terkendali" yaitu daerah yang masih dalam kondisi berisiko tinggi.

"Bagi daerah yang minim risiko atau terkendali ini lah peluang masyarakat untuk menunaikan ibadah salat Idul Fitri," kata Buya Gusrizal Gazahar dalam keterangan tertulis yang diterima TribunPadang.com, Kamis (21/5/2020).

Gusrizal Gazahar menegaskan, sejak awal MUI Sumbar tidak pernah melarang salat berjemaah secara total, tapi ada ketentuan kondisi keberadaan masjid/surau/musala sebagaimana juga dalam Maklumat MUI 007 poin 3.

UPDATE Covid-19: Kasus Positif Corona di Sumbar Bertambah 9, Hasil Pemeriksaan 718 Sampel Swab  

Sebaran 420 Kasus Positif Corona di Sumbar, Sawahlunto dan Sijunjung Masih Zona Hijau

Ia mengatakan, di daerah yang tidak terkendali itu malah MUI Sumbar mengimbau tidak ditunaikan salat di lapangan atau di masjid.

Kalau mau juga, harus melakukan prosedur ketat.

"Pemerintah berkewajiban memfasilitasi umat beribadah. Tapi harus ada pengawalan yang ketat bagi masyarakat dalam penyelenggaraan salat Idul Fitri ini sehingga umat terlindungi dari berbagai kemungkinan penularan Covid-19 dan jangan sampai pula kegiatan 'Idul Fitri' dituduh sebagai kambing hitam penyebab penularan," tutur Buya Gusrizal Gazahar.

UPDATE Corona di Padang, Per 19 Mei 2020 Total 270 Positif, 64 Sembuh dan 16 Meninggal Dunia

Rincian 11 Warga Sumbar Positif Corona, Per 19 Mei 2020 Kota Padang Masih Terbanyak

Menurutnya, pengamanan dan pengawasan bisa dilakukan dengan ketat dalam berbagai bentuk dengan disiapkannya oleh pemerintah daerah seperti penerapan prosedur Covid-19 dan konsistensi untuk kedisiplinan, yang harus sesuai dengan protokol kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved