Breaking News:

MUI Sumbar: Salat Idul Fitri Diperbolehkan Selama di Daerah Terkendali dan Ikuti Prosedur Covid-19

Penyelenggaraan salat Idul Fitri tahun ini tidak lepas dari Maklumat 007 yang telah dikeluarkan oleh MUI Sumbar. Ketua Umum MUI Sumbar Gusrizal Gazah

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Ketua MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar 

"Saya berharap dalam pelaksanaan nantinya Pemerintah betul-betul memfasilitasi umat sesuai protokol kesehatan dengan penyediaan hand sanitizer yang halal (tidak menggunakan alkohol) atau yang tidak membatalkan wudhu. Paling tidak, menggunakan sabun cuci tangan," imbau Gusrizal Gazahar.

Kemudian jangan terlalu banyak kerumunan.

Kasus Positif Corona di Sumbar Bertambah Satu, Hasil Laboratorium Kamis Lalu Belum Terlaporkan

Napi Asimilasi yang Update Status Fb, Corona Membawa Berkah, Polisi: Incaran Motor Mahasiswa

Tempat ibadah yang selama ini disatukan, mungkin saat ini bisa diklasterisasi, dibuat di beberapa tempat sehingga tidak rumit untuk mengawasi dan mengawal masyarakat demi menghindari kerumunan.

"Ini sudah menjadi keputusan MUI Sumbar, kita tidak mengeluarkan Maklumat baru tetapi mengeluarkan bayyan (penjelasan) No. 001 MUI Sumbar sebagai penjelasan dari Maklumat 007 karena masih relevan dan masih sesuai dengan kondisi perkembangan Sumbar saat ini," ujar Buya Gusrizal Gazahar.

Ditambahkannya, MUI tidak mengistilahkan zona merah dan zona hijau tapi terkendali atau tidak terkendali.

Tembus 408 Kasus Positif Corona di Sumbar, Ini Rincian 12 Tambahannya, Padang Terbanyak

Curi Motor, Napi Asimilasi di Padang Ditangkap, Sempat Tulis Status FB: Corona Membawa Berkah

Karena itu, tidak tertutup kemungkinan banyak wilayah di Sumbar yang bisa menyelenggarakan salat Id karena memang ada lokasi-lokasi yang tidak ada warga terjangkit atau notabene tidak ada orang luar yang masuk ke daerah tersebut dan di daerah tersebut memang tidak ada Orang dalam Pemantauan (ODP).

"Seandainya suatu nagari ingin melaksanakan Salat Id terlebih dahulu dalam nagari tersebut memiliki kesepakatan agar jangan sampai ada jemaah dari luar yang bergabung karena risikonya sangat tinggi, bisa jadi yang bersangkutan berasal dari daerah wabah," sebut Buya Gusrizal.

Termasuk berkoordinasi dengan pihak berwenang di daerah tersebut.

Mulyadi Memantik Semangat Masyarakat di Masa Darurat Corona

Pasien Positif Corona di Sumatera Barat Bertambah 3, Total Jadi 396 Kasus Positif

Jika Gugus Tugas setempat menilai lokasi itu aman, dan dikoordinasikan juga dengan MUI daerah setempat, maka penyelenggaraan salat Id bisa dilakukan.

Terkait pelaksanaan salat Idul Fitri MUI Sumbar mengimbau agar masyarakat mulai saat ini sudah mulai meningkatkan kewaspadaan didaerahnya, agar pelaksanaan Salat Id bisa terselenggara tanpa ada wabah di nagari tersebut. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved