Corona Sumbar

Pemkab Solok Pakai Tempat Karantina Cadangan, 8 Orang Diisolasi di Vila Danau Diatas Alahan Panjang

Sebanyak delapan orang diisolasi di Vila Danau di Atas, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebanyak delapan orang diisolasi di Vila Danau Diatas, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, mengatakan delapan orang tersebut masuk dalam 31 orang yang diketahui terlibat kontak dengan satu orang pasien positif Covid-19 Kamis lalu.

Kasus Positif Corona di Sumbar Bertambah Satu, Hasil Laboratorium Kamis Lalu Belum Terlaporkan

Napi Asimilasi yang Update Status Fb, Corona Membawa Berkah, Polisi: Incaran Motor Mahasiswa

Syofiar Syam menyebut, vila tersebut cukup jauh dari rumah penduduk.

Namun, kata Syofiar Syam, warga dan pemuda setempat khawatir delapan orang yang dikarantina tersebut dapat menularkan virus corona kepada masyarakat sekitar.

"Selama masa PSBB kan tempat wisata ditutup, makanya vila tersebut digunakan untuk tempat karantina sementara," jelas Syofiar Syam.

Syofiar Syam menyebut, paling lama vila tersebut digunakan untuk karantina hanya empat hari.

Itu menjelang hasil swab delapan orang yang dikarantina tersebut keluar dari laboratorium Unand.

Tambah 11 Pasien Positif Corona di Padang, Ada Balita hingga Gadis Belia, Total jadi 261 Kasus

Kemudian, vila tersebut akan dikosongkan kembali seperti semula.

"Itu hanya faktor ketidaktahuan saja, bahwasanya vila tersebut hanya digunakan untuk beberapa hari," terang Syofiar Syam.

Dijelaskan Syofiar Syam, setiap daerah tingkat dua menyediakan tempat karantina bagi pasien terkait Covid-19.

Vila tersebut dijadikan tempat karantina cadangan oleh Pemkab Solok dan telah dihuni 8 orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19.

Sementara, sisanya sebanyak 23 orang lagi isolasi mandiri di rumah.

Selain 31 orang petugas di RSUD Arosuka, 27 orang yang terdiri atas keluarga dan warga terdekat dengan pasien positif tersebut juga mengisolasi diri di rumah.

"Tiga sampai empat hari hasilnya akan keluar. Jika dinyatakan negatif, tempat karantina itu akan dikosongkan kembali dan RSUD Arosuka yang ditutup akan normal kembali," tutur Syofiar Syam. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved