Corona Sumbar

Sanksi Pelanggaran PSBB di Padang Ditetapkan, Tak Pakai Masker Denda Rp 100 Ribu

Pemerintah Kota Padang telah keluarkan aturan sanksi bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) alam bentuk Peraturan Wali Kota.

TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Petugas Kepolisian saat memberhentikan seorang pengendara yang tidak menggunakan masker, Rabu (29/4/2020) lalu. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kota Padang telah keluarkan aturan sanksi bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam bentuk Peraturan Wali Kota atau Perwako.

Kepala Bagian Hukum Pemko Kota Padang, Yopi Krislova mengatakan, sanksinya berupa denda administrasi ini disesuaikan dengan jenis pelanggarannya.

Sanksi denda diberlakukan setelah yang bersangkutan ditegur oleh petugas, namun masih membandel melakukan pelanggaran yang sama.

UPDATE Covid-19 di Kota Padang Kamis 14 Mei 2020: 230 Positif, 45 Sembuh & 16 Orang Meninggal Dunia

"Sanksi berupa denda administrasi, tetapi sebelumnya diingatkan dulu, misalnya tidak pakai masker maka disuruh pakai masker dan pulang. Kalau juga tidak pakai masker, orang yang sama baru denda," kata Yopi Krislova, Kamis (14/5/2020).

Ia menambahkan, sanksi bagi tidak pakai masker maka akan didenda paling sedikit Rp100 ribu sampai paling banyak Rp250 ribu.

Sanksi denda ini diberlakukan sebagai pilihan terakhir setelah teguran tidak diidahkan oleh orang yang bersangkutan.

"Ada pasal kalau tidak pakai masker diberikan peringatan, peringatan tertulis, kalau masih memandel didenda Rp100 ribu untuk efek jera," jelasnya.

MUI Kota Padang Izinkan Salat Jumat Bagi Kelurahan yang Aman dari Penularan Covid-19

Pemberian sanksi ini dilakukan oleh Satpol PP Padang dan beberapa organisasi perangkat daerah yang lainnya, tergantung pelanggarannya.

"Apabila ada kendaraan yang penumpangnya tidak 50 persen maka dendanya Rp500 ribu, pemberian sanksi ini dilakukan oleh Dishub," ungkapnya.

Lanjutnya, dendanya akan masuk kas daerah Pemko Padang melalui nomor rekening Bank Nagari.

Denda ini dilakukan untuk efek jera bagi masyarakat, namun sebelumnya dilakukan ajakan atau persuasif terlebih dahulu.

"Kalau pelaku usaha misalnya hotel, restoran, masih beroperasi, banyak kerumunan dan tidak ada penerapan PSBB maka akan dikasih peringatan, dibubarkan atau didenda Rp2 juta kepada pimpinan," ungkapnya.(*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved