Corona Sumbar

Delapan Klaster Penularan Covid-19 di Sumbar, Paling Besar di Pasar Raya dan Ambassador

Pakar Epidemiologi Universitas Andalas (Unand), Defriman Djafri mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan epidemiologi dan tracing terhadap rat

Tayang:
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi: Virus Corona atau Covid-19 

Namun itu sudah terkendali di Tarusan.

Klaster berikutnya, Ampang Karang Ganting, Permata Hijau Regency, Parak Gadang dan klaster Sawahan, serta Kabupaten Solok.

Saat ini yang dikhawatirkan Defriman Djafri adalah banyak warga positif terinfeksi virus corona yang isolasi mandiri.

Sebaran 182 Kasus Covid-19 di Sumbar, 72 Dirawat, 38 Isolasi Mandiri Hingga 2 Mei 2020

Gubernur Irwan Prayitno Sebut Ada 4 Klaster Penyebaran Corona di Sumbar

Untuk itu perlu dipastikan pelaksanaan isolasi dilakukan dengan benar.

Karena sebagian kasus yang melakukan isolasi di rumah menjadi sumber penularan berikutnya, bahkan sampai generasi ketiga.

"Hal ini penting karena dominasi kasus adalah penularan secara lokal," kata dia.

Selain itu, isolasi mandiri menurutnya harus ditangani dan diawasi dengan baik dengan memperhatikan limbah dari masyarakat dengan gejala ringan.

Kata dia, jika limbah tersebut tidak dikontrol dengan baik, bisa saja yang masuk pemulung atau petugas kebersihan dan akhirnya terinfeksi. (*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved