PSBB Sumbar
VIDEO Hari Pertama PSBB Sumbar, Sejumlah Ruas Jalan di Padang Terpantau Ramai Lancar
Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) sudah di mulai digel
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
Tak hanya itu, warung-warung hingga pertokoan sepanjang simpang 4 By Pass Ketaping tidak semuanya tutup.
Meskipun masih ada yang buka, tapi sepi pengunjung.
• UPDATE: Tambah 3 Lagi, Total Pasien Positif Corona di Sumbar Menjadi 74 Orang
• Perangi Corona, 234 SC Sumbar Bagikan Masker hingga Serahkan Sembako ke Panti Asuhan
Tempat mangkal ojek online yang biasa ramai, kini pun sedikit berkurang.
Hanya ada sekitar 3-5 orang.
Kemudian beberapa ojek online juga terlihat masih melintas di ruas jalan Kota Padang tanpa penumpang.
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengatakan, jika ada warga yang kedapatan melanggar aturan saat SPBB,
sanksi yang diberikan sesuai aturan yang berlaku.
• UPDATE Corona Sumbar Senin (20/4/2020), Tak Ada Tambahan dan Masih 74 Positif
• Penularan Corona Sudah Transmisi Lokal, Puskesmas Tarusan Pesisir Selatan Ditutup Sementara
"Jika masih ada masjid yang menyelenggarakan salat Jumat, itu melanggar. Kita mendahulukan persuasif, mendahulkan pendekatan dan sosialiasi. Itu yang kita harapkan," kata Irwan Prayitno baru-baru ini.
Dikatakan Irwan Prayitno, perlu dicatat, periode PSBB baru akan diterapkan selama dua pekan.
Menurutnya itu tidak lama.
PSBB bertahap, dan ia mengimbau warga agar tetap di rumah.
• Kasus Positif Corona Kedua di Dharmasraya Tertular dari Pasien 01, Salaman Setelah Salat di Musala
• Penularan Corona Sudah Transmisi Lokal, Puskesmas Tarusan Pesisir Selatan Ditutup Sementara
"Untuk dua pekan ini, Insya Allah berhenti ini Covid-19. Minimal turun dan anjlok ke bawah," harap Irwan Prayitno.
Irwan Prayitno mengatakan, untuk keramaian di atas lima orang di bubarkan.
Tapi teknis dibubarkan tentu ada persuasif.
"Dikasih tahu dan diingatkan, semuanya perlu ada pendekatan persuasif," ungkap Irwan Prayitno. (*)
Foto: sejumlah ruas jalan di Kota Padang memang tidak seramai hari biasanya pada hari pertama penerapan PSBB Rabu pagi.