PSBB Sumbar
VIDEO Hari Pertama PSBB Sumbar, Sejumlah Ruas Jalan di Padang Terpantau Ramai Lancar
Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) sudah di mulai digel
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) sudah di mulai digelar hari ini, Rabu (22/4/2020).
Pantauan TribunPadang.com, sejumlah ruas jalan di Kota Padang memang tidak seramai hari biasanya pada hari pertama penerapan PSBB Rabu pagi.
• POPULER PADANG - PSBB Dimulai, 22 Titik Check Point| Pencuri HP di Pusat Perbelanjaan Didor
• VIDEO 13 Pasien Positif Corona di Sumbar Berhasil Sembuh, 20 Orang Dirawat di Sejumlah RS
Di beberapa titik kepadatan lalu lintas Kota Padang cenderung ramai lancar, tidak padat seperti biasanya.
Di Simpang By Pass 4 Ketaping Kampus Unand Padang Sumbar terpantau ramai lancar pada pukul 08.35 WIB.
• Bantu APD untuk Tenaga Medis Lawan Corona, Murid Kelas 4 SD di Dharmasraya Relakan Tabungan Setahun
• 13 Pasien Positif Corona di Sumbar Berhasil Sembuh, 20 Orang Masih Dirawat di Sejumlah Rumah Sakit
Biasanya jalanan ini dipadati kendaraan pribadi dan kendaraan umum dari arah Kampus Unand, juga terdapat sejumlah sekolah dan pertokoan.
Pengendara yang melintas sebagian besar mengenakan masker.
Namun tak sedikit pula pengemudi sepeda motor yang tidak menggunakan penutup mulut apa pun.
• Selama Pemberlakuan PSBB, Walikota Padang Mahyeldi: Pasar Raya Hanya Boleh Berjualan Sembako
• Berikut Ini Aturan yang Wajib di Patuhi Masyarakat Selama Pemberlakuan PSBB di Kota Padang
Masih ada sebagian kecil masyarakat yang mengendarai sepeda motor berboncengan.
Padahal, aturan PSBB hanya memperbolehkan kendaraan roda dua untuk dinaiki satu orang.
Tak hanya motor, kendaraan roda empat pun masih ada yang belum mematuhi aturan PSBB.
• PSBB Sumbar Resmi Mulai Diberlakukan Hari Ini, Kota Padang Perketat Perbatasan Ada 4 Posko 24 Jam
• Wakil Wali Kota Bukittinggi Irwandi Positif Corona dari Hasil Rapid Test, Kini Diisolasi di RSAM
Namun, juga ada yang sudah patuh.
Sesuai aturan yang berlaku, untuk mobil jenis sedan hanya diperbolehkan mengangkut dua orang.
Sedangkan untuk minibus, maksimal lima orang.
• UPDATE Corona Sumbar Senin (20/4/2020), Tak Ada Tambahan dan Masih 74 Positif
• Penularan Corona Sudah Transmisi Lokal, Puskesmas Tarusan Pesisir Selatan Ditutup Sementara
Pagi ini, sejumlah angkutan kota tampak hanya mengangkut dua hingga tiga orang didalamnya.
Tak hanya itu, warung-warung hingga pertokoan sepanjang simpang 4 By Pass Ketaping tidak semuanya tutup.
Meskipun masih ada yang buka, tapi sepi pengunjung.
• UPDATE: Tambah 3 Lagi, Total Pasien Positif Corona di Sumbar Menjadi 74 Orang
• Perangi Corona, 234 SC Sumbar Bagikan Masker hingga Serahkan Sembako ke Panti Asuhan
Tempat mangkal ojek online yang biasa ramai, kini pun sedikit berkurang.
Hanya ada sekitar 3-5 orang.
Kemudian beberapa ojek online juga terlihat masih melintas di ruas jalan Kota Padang tanpa penumpang.
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengatakan, jika ada warga yang kedapatan melanggar aturan saat SPBB,
sanksi yang diberikan sesuai aturan yang berlaku.
• UPDATE Corona Sumbar Senin (20/4/2020), Tak Ada Tambahan dan Masih 74 Positif
• Penularan Corona Sudah Transmisi Lokal, Puskesmas Tarusan Pesisir Selatan Ditutup Sementara
"Jika masih ada masjid yang menyelenggarakan salat Jumat, itu melanggar. Kita mendahulukan persuasif, mendahulkan pendekatan dan sosialiasi. Itu yang kita harapkan," kata Irwan Prayitno baru-baru ini.
Dikatakan Irwan Prayitno, perlu dicatat, periode PSBB baru akan diterapkan selama dua pekan.
Menurutnya itu tidak lama.
PSBB bertahap, dan ia mengimbau warga agar tetap di rumah.
• Kasus Positif Corona Kedua di Dharmasraya Tertular dari Pasien 01, Salaman Setelah Salat di Musala
• Penularan Corona Sudah Transmisi Lokal, Puskesmas Tarusan Pesisir Selatan Ditutup Sementara
"Untuk dua pekan ini, Insya Allah berhenti ini Covid-19. Minimal turun dan anjlok ke bawah," harap Irwan Prayitno.
Irwan Prayitno mengatakan, untuk keramaian di atas lima orang di bubarkan.
Tapi teknis dibubarkan tentu ada persuasif.
"Dikasih tahu dan diingatkan, semuanya perlu ada pendekatan persuasif," ungkap Irwan Prayitno. (*)
Foto: sejumlah ruas jalan di Kota Padang memang tidak seramai hari biasanya pada hari pertama penerapan PSBB Rabu pagi.