Breaking News:

Corona Sumbar

Sumbar Tambah 2 Rumah Sakit Khusus Layani Pasien Covid-19, RSUD Pariaman dan RSUD Rasidin Padang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menambah dua rumah sakit untuk melayani pasien corona atau Covid-19.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat ditemui, Sabtu (28/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menambah dua rumah sakit untuk melayani pasien corona atau Covid-19.

Dua rumah sakit tersebut yakni RSUD Pariaman dan RSUD Rasidin Kota Padang.

RSUP M Djamil Padang Belum Ada Tempat Karantina Khusus Bagi Petugas Medis

Coba Kelabui Anggota Satpol PP Gadis di Padang Mengaku ODP Corona Saat Diamankan

"RSUD khusus Covid-19 memang kita siapkan, di Pariaman 117 tempat tidur dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin 120 tempat tidur," jelas Wakil Gubernur Sumbar, Rabu (1/4/2020).

Hal itu karena muncul kekhawatiran di tengah masyarakat yang merasa takut dan was-was dirawat bersama dengan pasien covid-19.

"Untuk sementara dua rumah sakit itu memang penanganan covid-19, nanti akan ada masyarakat yang merasa takut dan was-was, jadi khusus aja," terang Nasrul Abit.

Nasrul Abit meminta masyarakat yang berdekatan dengan rumah sakit tersebut tidak usah takut.

RSUP M Djamil Padang Buka Hotline Donasi, Butuh APD dan Masker untuk Tenaga Medis

VIDEO - UPDATE Corona di Padang 1 April 2020, 6 Positif, 1 Meninggal, 11 PDP, 96 ODP, 2727 PPT

Karena orang yang dirawat di RS covid bisa positif, dan bisa juga negatif.

"Kalau positif, maka akan dirawat dan tidak akan menularkan ke luar. Itu di dalam semua dan ditangani tim medis," sambung orang nomor dua di Sumbar ini.

Setalah ditunjuk sebagai rumah sakit khusus covid-19, dua rumah sakit tersebut tidak lagi menangani dan merawat pasien biasa lainnya.

Seperti di RSUD Pariaman pasien sudah mulai dipindah, sekarang tidak lagi merawat pasien dari poliklinik.

"Memang betul kalau sudah menjadi RS covid tidak lagi memeriksa pasien baru. Pasien yang lama bisa dipindah."

"Kalau pasien BPJS cari rumah sakit terdekat yang ada BPJS dan bagi yang membayar sendiri cari RS swasta terdekat dimana bisa langsung mendapat pelayanan cepat," saran Nasrul Abit.

Nasrul Abit menilai, pelayanan di setiap rumah sakit sama tidak akan ada perubahan.

"Masyarakat mohon pemahamannya, sementara cari rumah sakit lain yang lebih aman dan baik supaya pelayanan cepat," harap Nasrul Abit. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved